Pembangkit listrik ini terispirasi dari rumput laut

  • Whatsapp

Dikembangkan oleh tim yang dipimpin oleh Minyi Xu dan Zhing Lin Wang, alat yang terinspirasi dari rumput laut ini adalah sejenis triboelectric nanogenerator.

Jika kamu pernah melihat ke bawah permukaan laut, kamu akan melihat rumput laut bergoyang-goyang mengikuti arus. Para ilmuwan dari Universitas Maritim Dalian Tiongkok kini telah menggunakan gerakan yang sama dalam sebuah perangkat pembangkit energi bawah air.

Dikembangkan oleh tim yang dipimpin oleh Minyi Xu dan Zhing Lin Wang, alat yang terinspirasi dari rumput laut ini adalah sejenis triboelectric nanogenerator, atau disingkat TENG.

TENG memanfaatkan efek triboelektrik, sebuah fenomena di mana muatan listrik terakumulasi dalam satu bahan setelah dipisahkan dari bahan lain yang bersentuhan dengannya. Inilah yang bertanggung jawab atau muatan listrik statis yang terjadi ketika kita menyisir rambut.

Dilansir dari New Atlas (25/10), dalam perangkat khusus ini, lapisan tipis bahan spons berpori diapit di antara strip berukuran 1,5 x 3 inci yang terbuat dari dua polimer berbeda. Strip tersebut keduanya dilapisi tinta konduktif, dengan spons menciptakan celah udara di antara keduanya. Semuanya disegel dengan perekat tahan air.

Ketika TENG bergerak membungkuk bolak-balik bahkan dalam arus bawah air yang relatif lemah, kedua strip polimer meremas melalui spons untuk sesekali masuk dan keluar dari kontak satu sama lain, menghasilkan arus listrik dalam prosesnya. Dalam pengujian tangki gelombang, ditunjukkan bahwa beberapa TENG dapat digunakan untuk terus memberi daya pada perangkat seperti sensor lingkungan laut, sehingga tidak perlu melakukan penggantian baterai.

[embedded content]

Pos terkait