Pemkab Bekasi Apresiasi TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda Permudah Akses Warga

1 jam yang lalu 4
Pemkab Bekasi Apresiasi TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda Permudah Akses Warga Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda dan Sumber Air Bersih oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Kampung Cilodong, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kamis (13/8).(DOK.PEMKABBEKASI)

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi memberikan apresiasi tinggi atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda dan sarana air bersih di Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah. Infrastruktur strategis tersebut diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Kamis (13/8), dengan disaksikan secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyatakan bahwa kehadiran jembatan sepanjang 80 meter ini menjadi solusi bagi mobilitas penduduk nan selama ini terisolasi. Selain mempermudah akses antar-kampung, jembatan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kemudahan akses pendidikan dan aktivitas sosial.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan KSAD. Jembatan ini sangat bermanfaat, terutama untuk anak-anak sekolah dan aktivitas pengajian warga,” ujar Endin.

Target 5.000 Jembatan dan Titik Air

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa pembangunan prasarana ini merupakan respons sigap TNI AD terhadap kesulitan masyarakat di lapangan. Menurutnya, Presiden telah menyiapkan support besar untuk mempercepat konektivitas dan kesiapan air bersih di seluruh pelosok Indonesia.

Hingga Agustus 2026, TNI AD mencatatkan progres signifikan dalam pembangunan prasarana dasar. Berikut adalah rincian capaian dan sasaran program TNI AD:

Program Infrastruktur Capaian (Jan - Agt 2026) Target Akhir 2026
Pembangunan Jembatan 2.500 unit (sedang berjalan) 5.000 unit
Sarana Air Bersih 3.232 titik (3.000 selesai) 5.000 titik

Maruli menyebutkan, rata-rata pembangunan air bersih sebelumnya hanya berkisar 1.000 titik per tahun. Namun, dengan pemetaan hambatan lapangan nan lebih baik, TNI AD optimistis mencapai sasaran 5.000 titik pada akhir tahun ini.

Keberlanjutan Melalui Gotong Royong

Selain konsentrasi pada pembangunan fisik, KSAD menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam merawat akomodasi nan telah tersedia. Semangat gotong royong dinilai menjadi kunci agar faedah jembatan dan sumber air bersih dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami membujuk masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat prasarana ini. Keterlibatan penduduk sangat krusial agar akomodasi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” pungkas Maruli.

Jembatan Perintis Garuda di Kampung Cilodong, Desa Ridomanah, menjadi salah satu dari ribuan proyek prasarana TNI AD nan difokuskan pada wilayah dengan keterbatasan akses geografis dan krisis air bersih. (Ant/I-1)

Selengkapnya