Pengamat: Hubungan Kapolri dengan Masyarakat Sipil Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

1 jam yang lalu 5
 Hubungan Kapolri dengan Masyarakat Sipil Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran Ilustrasi(Dok Istimewa)

ANALIS politik dan norma sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens, menilai pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat disahkan sebagai Anggota Kehormatan Tapak Suci Muhammadiyah menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memperkuat stabilitas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pengukuhan nan berjalan pada Sabtu (8/8/2026) tersebut diyakini menjadi pilar krusial dalam mempererat hubungan institusional antara kepolisian dan organisasi masyarakat sipil.

Boni mengungkapkan bahwa pendapat Kapolri mengenai pentingnya sinergi keamanan nasional mengandung dua komitmen fundamental. Pertama, memperkuat pendekatan society-policing nan menempatkan penduduk sebagai mitra aktif pengamanan. Kedua, menjaga keutuhan nasional di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik global.

"Penyatuan masyarakat sipil dan Polri dalam satu visi keamanan berbareng merupakan langkah strategis nan sangat dibutuhkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam menghadapi dinamika situasi nan kompleks baik di tingkat nasional maupun global," kata Boni melalui keterangan tertulisnya, Minggu (9/8/2026).

Boni menjelaskan bahwa konsep community-based policing nan digaungkan Jenderal Listyo Sigit menjadi instrumen kunci untuk menjaga kohesi sosial dan merawat kepercayaan publik terhadap abdi negara penegak hukum. Menurut Boni, stabilitas keamanan internal merupakan syarat absolut agar program-program pembangunan dan pertumbuhan ekonomi pemerintah dapat melangkah optimal.

"Transendensi dari pendapat Kapolri adalah gimana menyatukan masyarakat sipil dan Polri sebagai upaya menjamin stabilitas nasional dalam segala gatra, terutama gatra keamanan. Itu sesuatu nan esensial dan paling dibutuhkan pemerintah saat ini," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri dan Muhammadiyah serta Tapak Suci mempunyai tekad nan selaras untuk melindungi masyarakat dari beragam potensi ancaman. Ia berambisi kerjasama berbasis silaturahmi ini memberikan akibat positif nan nyata bagi kemajuan bangsa.

"Kita mempunyai semangat dan tekad nan sama untuk menjaga masyarakat kita dari ancaman. Dalam situasi apa pun, Indonesia tetap bisa memperkuat dan tetap bisa bertumbuh," ujar Jenderal Listyo Sigit, Sabtu (8/8/2026). (H-2)

Selengkapnya