Jakarta, CNBC Indonesia - Ajang MotoGP seri Mandalika sukses menarik perhatian besar dari bumi internasional, dengan perputaran ekonomi mencapai Rp 4,9 triliun. Direktur Utama InJourney, Maya Watono mengatakan keberhasilan MotoGP Mandalika bukan hanya dari sisi perekonomian, namun juga dari sisi pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
"Pengembangan sumber daya manusia di Indonesia nan bisa terjadi dengan adanya event-event internasional. Salah satu contoh dulu, pertama kali kita mengadakan MotoGP, seluruh marshal, seluruh workers itu dari Dorna, Spain, dan Italia, tidak ada satu pun penduduk lokal. Tapi sekarang fully semua 3.000 penduduk lokal," ungkap Maya kepada CNBC Indonesia dalam Danantara BUMN Progress Update, Rabu (26/8/2026).
Saat ini semua pekerja untuk MotoGP adalah pekerja lokal dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Maya menambahkan, nan lebih membanggakan lagi, Indonesia juga sudah memberangkatkan marshal-marshal asal Indonesia untuk ikut andil dalam MotoGP Malaysia dan Jepang.
"Jadi sangat membanggakan bahwa memang elevation of human capital kita ini sebenarnya bisa terjadi dengan adanya transfer pengetahuan pengetahuan. Jadi selain ini adalah pengembangan destinasi dengan faedah ekonomi nan sangat signifikan untuk NTB, dan untuk nasional, tapi juga peningkatan sumber daya manusia dan juga mission branding," tegas Maya.
Untuk diketahui, arena MotoGP sejak dulu terbukti bisa melahirkan talenta lokal berbakat dari Indonesia, seperti Doni Tata Pradita hingga Veda Ega Pratama. Hal ini nan membikin MotoGP begitu terkenal dan bisa membawa akibat besar bagi ekonomi ketika berjalan di Indonesia.
Selain dari sisi pengembangan SDM, arena MotoGP Mandalika juga memberikan nilai tambah pada ekonomi daerah. Maya menegaskan kehadiran arena ini, membikin NTB semakin menarik di mata penanammodal dan tidak hanya berakhir di satu event.
"Kalau sekarang kita jalan di Mandalika sudah ramai. Dari nan 5 tahun lampau sepi, sekarang sudah ramai dan ekonomi berputar. Jalanan lebih bagus, visitor asing juga masuk. Memang belum maksimal konektivitasnya, tetapi terlihat sekali pertumbuhannya di sana," kata Maya.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·