Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta Widjaja Kamdani mengungkapkan kesukaan dari perusahaan asal Eropa untuk berinvestasi di Indonesia.
"Banyak sih, banyak. Kemarin kan Jerman juga baru datang, delegasi besar, Perancis. Tapi banyak sekali sih potensinya, besar," ujarnya kepada pewarta saat ditemui di instansi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta pada Jumat (21/8/2026).
Shinta berujar ada sektor seperti kesehatan, hilirisasi, mineral kritis, pertanian, dan perikanan nan diminati oleh negara-negara di Eropa.
"Jadi banyak sekali sebenarnya, dan EU ini besar banget, negaranya banyak. Jadi setiap negara itu punya mungkin daya tarik tersendiri untuk dari mana dia bisa masuk, kita bisa tarik untuk masuk ke Indonesia," katanya.
Shinta menambahkan bahwa investasi dari negara-negara Eropa turut diharapkan juga masuk ke sektor riil sehingga dapat memberikan akibat ekonomi positif.
Saat ini pemerintah Indonesia sedang berupaya merampungkan proses ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa IEU-CEPA sebagai pintu masuk investasi dari Eropa.
"Ini bakal membuka alias unlock potensi investasi nan bakal masuk ke Indonesia," ujarnya saat konvensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Adanya kerja sama ekonomi dengan Uni Eropa itu menurut Airlangga dapat membikin produk Indonesia masuk secara bebas ke Eropa, namalain tanpa halangan tarif bea masuk.
"Beberapa faedah dari akses pasar, dimana Indonesia kelak 90% cost tarifnya Langsung menjadi 0% dan ini bakal berkurang secara bertahap," tutur Airlangga.
(ras/mij)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·