Penuhi Dua Syarat Utama, UEFA Isyaratkan Batal Boikot Turnamen Resmi FIFA

7 jam yang lalu 2
Penuhi Dua Syarat Utama, UEFA Isyaratkan Batal Boikot Turnamen Resmi FIFA Logo UEFA.(AFP/HAROLD CUNNINGHAM )

UEFA mengisyaratkan bakal menarik ancaman boikotnya terhadap seluruh turnamen resmi FIFA. Langkah ini diambil setelah FIFA dipastikan memenuhi dua tuntutan utama UEFA mengenai skandal investasi swasta pada Piala Dunia nan digagas Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Sebelumnya, Infantino menuai kecaman keras dari Presiden UEFA Aleksander Ceferin akibat rencana penjualan kewenangan komersial turnamen kepada pihak swasta nan dinilai sebagai "transaksi gelap dan tidak transparan". Meski Infantino telah membatalkan rencana tersebut, UEFA sempat memperkuat dengan ancaman boikot sampai mendapat agunan tertulis bahwa formula investasi serupa tidak bakal pernah diajukan lagi di masa depan.

Niat UEFA untuk mencabut ancaman boikot ini juga dipicu oleh pertimbangan teknis menjelang digelarnya Piala Dunia Wanita U-20 di Polandia pada September mendatang. Menjaga soliditas 55 negara personil UEFA di tengah keikutsertaan tim-tim besar seperti Prancis, Inggris, dan Spanyol menjadi prioritas utama guna menghindari keretakan internal.

"Ya, kemungkinan besar demikian," ujar sumber tersebut kepada AFP pada Rabu (26/8) mengenai kesempatan ditariknya ancaman boikot.

"Saya rasa agunan nan kami cari telah diterima, sehingga syarat kedua dari dua kriteria nan kami tetapkan sudah terpenuhi."

Kendati ancaman boikot mereda, posisi politik Gianni Infantino menjelang Pemilihan Presiden FIFA di Maroko pada Maret mendatang berada dalam situasi kritis. Skandal pendanaan swasta ini memicu gelombang penolakan dari beragam federasi sepak bola Eropa, dengan Italia menjadi negara terbaru nan secara resmi mencabut dukungannya untuk masa kedudukan keempat Infantino.

Dengan mundurnya Aleksander Ceferin dari bursa calon presiden, Presiden CONCACAF Victor Montagliani sekarang mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menantang Infantino sebelum pemisah akhir pendaftaran calon dibuka pada 18 November.

(AFP/P-4)

Selengkapnya