Jakarta, CNN Indonesia --
Kondisi kesehatan Jamal Musiala mengkhawatirkan setelah dua kali kolaps di dua pertandingan pramusim Bayern Munchen. Lalu apa penyebab Musiala pingsan berturut-turut?
Bayern menutup laga pramusim dengan mengalahkan Heidenheim 4-2 di Stadion Voith-Arena, Selasa (18/8) malam WIB.
Namun, kemenangan tersebut menyisakan kekhawatiran. Musiala nan masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-60, kembali kolaps setelah enam menit bermain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain internasional Jerman itu sudah mengalami perihal serupa saat Bayern melawan RB Leipzig di Telkom Cup, Sabtu (15/8) malam WIB.
Pingsannya Musiala untuk kali kedua semakin mengkhawatirkan. Penyerang 23 tahun itu didiagnosa mengalami tegang absans lantaran gangguan saraf.
"Saya telah didiagnosis mengalami tegang absans (jenis tegang singkat dan sementara), namun sangat bisa ditangani dan disebabkan gangguan kegunaan saraf," kata Musiala dalam keterangan tertulis di Instagram.
"Kondisi inilah nan memicu kejadian-kejadian belakangan ini, seperti pada pertandingan melawan Leipzig dan, nan terbaru, melawan Heidenheim," ujar Musiala menambahkan.
Penyerang 23 tahun itu menyatakan telah mendapatkan perawatan medis secara tepat nan membuatnya tetap bisa beraktivitas sebagai pesepakbola profesional.
"Yang terpenting, tidak ada akibat kesehatan tambahan lainnya," ujarnya.
Musiala terus melakukan konsultasi secara intensif dengan master pribadi. Ia juga mengantongi izin untuk tetap menjalani aktivitas sebagai pesepakbola.
"Saya sepenuhnya bertanggung jawab atas keputusan ini. Secara keseluruhan, saya merasa sangat positif dan berada di jalur nan tepat."
Musiala juga menilai ambisinya untuk mengejar gelar juara berbareng Bayern serta support dari suporter jadi obat tambahan untuk memulihkan kesehatannya.
(jun/jun/ptr)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·