Perbandingan Wuling Aira ev vs Air ev.(Dok. MI)
Pasar mobil listrik Indonesia kembali dikejutkan dengan kehadiran Wuling Aira ev nan resmi meluncur pada 29 Juli 2026. Meski namanya terdengar mirip dengan pendahulunya, Aira ev memposisikan diri sebagai model nan unik: dimensi lebih besar, lebih praktis dengan empat pintu, dan sudah dilengkapi fitur DC fast charging, namun dibanderol dengan nilai nan jauh lebih terjangkau dibandingkan New Air ev.
Perbandingan Harga: Selisih nan Signifikan
Salah satu aspek paling mencolok dari kehadiran Aira ev adalah strategi harganya. Berdasarkan daftar resmi Wuling per Agustus 2026, terdapat gap nilai nan sangat lebar antara kedua model ini:
| Aira ev Standard | Rp155.000.000 | 205 km |
| Aira ev Long Range | Rp175.000.000 | 301 km |
| Air ev Lite 200 | Rp214.000.000 | 200 km |
| Air ev Lite 300 | Rp251.000.000 | 300 km |
| Air ev Pro 300 | Rp307.000.000 | 300 km |
Selisih nilai ini cukup ekstrem. Sebagai contoh, Aira ev Long Range nan bisa menempuh 301 km dibanderol Rp175 juta, nan berfaedah Rp76 juta lebih murah daripada Air ev Lite 300. Bahkan jika dibandingkan dengan jenis tertinggi Air ev Pro 300, selisihnya mencapai Rp132 juta.
Dimensi dan Kepraktisan: Aira ev Lebih Bongsor
Aira ev bukan sekadar jenis murah dari Air ev. Secara fisik, Aira ev mempunyai dimensi nan lebih besar. Dengan panjang 3.268 mm dan wheelbase 2.190 mm, mobil ini lebih panjang sekitar 29 cm dibandingkan Air ev. Penambahan panjang ini dialokasikan untuk ruang kabin nan lebih lega dan penggunaan konfigurasi empat pintu.
Keunggulan utama Aira ev terletak pada akses penumpang belakang nan lebih praktis berkah pintu tambahan. Selain itu, kapabilitas bagasinya mencapai 170 liter saat bangku berdiri, dan bisa diekspansi hingga 838 liter saat bangku belakang dilipat. Di sisi lain, Air ev tetap unggul bagi pengguna nan mencari mobil dengan footprint terkecil untuk bermanuver di gang sempit, lantaran panjangnya nan tetap di bawah 3 meter.
Teknologi Pengisian Daya: Keunggulan DC Fast Charging
Salah satu pembeda esensial adalah support pengisian daya. Aira ev (baik jenis Standard maupun Long Range) sudah mendukung DC Fast Charging. Wuling menyatakan pengisian dari 30% ke 80% hanya memerlukan waktu sekitar 35 menit.
Sebaliknya, New Air ev tetap berfokus pada konsep Easy Home Charging menggunakan arus AC melalui Socket Box alias Charging Pillar. Hal ini membikin Aira ev jauh lebih elastis untuk perjalanan jarak menengah nan mengandalkan prasarana SPKLU di tempat umum.
Performa Motor dan Akselerasi
Meski keduanya sama-sama menggunakan motor listrik berkekuatan 30 kW (sekitar 40 hp), terdapat perbedaan pada torsi nan dihasilkan:
- Wuling Aira ev: Torsi maksimal 85 Nm.
- Wuling Air ev: Torsi maksimal 110 Nm.
Dengan torsi nan 29% lebih besar, Air ev diprediksi mempunyai percepatan tarikan bawah nan lebih responsif dibandingkan Aira ev. Namun, untuk kecepatan puncak, keduanya relatif setara di nomor 100-101 km/jam.
Fitur Keselamatan dan Interior
Dalam perihal keselamatan, Aira ev Long Range menawarkan paket nan sangat komplit di kelas harganya, mencakup Dual SRS Airbag, ABS+EBD, ESC, Hill Hold Control (HHC), hingga Electric Parking Brake (EPB) dengan Auto Hold. Menariknya, Aira ev juga sudah menggunakan rem cakram (disc brake) pada keempat rodanya.
Namun, konsumen perlu teliti lantaran jenis Aira ev Standard (Rp155 juta) mengalami banyak pemangkasan fitur, seperti absennya ESC, HHC, EPB, dan kamera belakang. Di sisi lain, Air ev Pro tetap mempertahankan nilai jualnya melalui interior nan lebih premium dengan integrated dual screen 10,25 inci, jok kulit sintetis, dan fitur perintah bunyi WIND (Wuling Indonesian Command).
Kesimpulan: Mana nan Layak Dipilih?
Berdasarkan info spesifikasi dan nilai Agustus 2026, Wuling Aira ev Long Range (Rp175 juta) muncul sebagai jenis dengan value for money terbaik. Dengan nilai di bawah Rp200 juta, konsumen sudah mendapatkan jarak tempuh 301 km, fitur DC fast charging, dan kepraktisan empat pintu.
Air ev Pro tetap menjadi pilihan bagi mereka nan mengutamakan kemewahan interior dan fitur pandai WIND, sementara Air ev secara umum unggul dalam perihal kematangan produk di pasar Indonesia sejak 2022. (Wuling/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·