Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan yang Paling Menonjol

  • Whatsapp

Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan
Ilustrasi Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan. Foto: Ist/Net

Perbedaan oli transmisi dan oli gardan sebenarnya bisa terlihat dari kegunaan dan formulanya masing-masing. Meski demikian, keduanya tetap memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai pelumas guna menunjang performa kendaraan. Untuk itulah, kedua oli ini sama-sama memiliki peran penting dalam hal menjaga kondisi mesin sebuah kendaraan.

Misalnya saja pada oli gardan yang merupakan minyak untuk melumasi komponen differential atau gardan. Sehingga berfungsi sebagai pelindung berbagai komponen gardan seperti drive pinion, side gear, dan lainnya. Hanya saja, spesifikasi oli gardan lebih tinggi daripada oli transmisi. Hal ini karena kinerja oli gardan yang sangat berat.

Berbeda dengan oli transmisi yang berfungsi untuk melumasi beberapa komponen pada sistem transmisi. Oli ini terbagi menjadi 2, yaitu oli transmisi untuk kendaraan manual dan transmisi. Sistem kerjanya dengan melumasi synchromesh, gear percepatan, serta beberapa komponen lain agar terhindar dari aus.

Ini Dia Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan yang Paling Mendasar

Terkadang ada beberapa jenis kendaraan yang sistem transmisi serta gardannya memiliki spesifikasi sama, seperti mobil Honda. Sehingga dalam sistem pelumasan terhadap beberapa komponen, bisa menggunakan satu jenis oli saja. Namun tidak semua tipe Honda bisa menggunakan satu oli saja, misalnya pada mobil yang menggunakan sistem CVT.

Baca Juga : Fungsi Oli Selain Pelumas Mesin, Menjaga Keawetan Mesin Kendaraan

Sekedar informasi, penggunaan oli gardan hanya bisa untuk kendaraan dengan sistem penggerak roda belakang. Hal ini karena RWD (Rear Wheel Drive) membutuhkan gardan sebagai komponen penyambung. Tujuannya untuk mendistribusikan tenaga yang berasal dari mesin pada bagian depan ke roda bagian belakang.

Lain halnya dengan mobil yang memiliki sistem penggerak roda depan. FWD (Front Wheel Drive) tidak memiliki gardan sehingga tidak membutuhkan oli tambahan. Lebih lanjut, berikut ini beberapa perbedaan yang bisa kalian temukan pada oli transmisi dan oli gardan.

Sistem Kerja Oli

Antara kedua oli ini memiliki perbedaan yang mendasar jika melihat dari sistem kerjanya. Pada oli transmisi sistem kerjanya dengan mengubah perbandingan kecepatan atau gear ratio. Hal ini lantaran sistem transmisi memiliki beberapa komponen yang saling bergesekan.

Sehingga dengan bantuan oli transmisi ini sistem pelumasan menjadi lebih baik dan performa mobil tetap terjaga. Berbeda dengan oli gardan yang memiliki fungsi menyalurkan putaran roda dari poros axle. Selain itu, juga untuk mengatur kecepatan roda ketika berbelok sehingga stabilitas kendaraan ketika melaju tetap terjaga.

Kekentalan Oli

Untuk mengetahui perbedaan kedua oli ini, cara yang paling mudah yaitu dengan melihat teksturnya. Perlu untuk kalian ketahui, oli gardan memiliki kekentalan yang lebih tinggi dari oli transmisi.

Baca Juga : Bahaya Oli Palsu Jika Digunakan Pada Kendaraan 

Hal ini karena komponen pada gardan memiliki celah yang sempit antar roda gigi. Akan tetapi, kinerjanya terbilang berat lantaran gardan langsung terhubung ke as roda yang fungsinya sebagai penggerak kendaraan. Dengan oli yang kental inilah, meskipun kinerjanya berat akan tetap terasa lebih halus.

Kandungan yang Berbeda

Selanjutnya, perbedaan oli transmisi dan oli gardan juga terletak pada bahan pembuatan. Pada umumnya, bahan untuk membuat oli gardan terbuat dari minyak bumi atau mineral.

Meskipun kini juga ada yang terbuat dari bahan sintetik. Bahkan tak jarang ada juga yang menggabungkan kedua bahan tersebut sehingga menjadi semi-sintetik.

Lain halnya dengan oli transmisi yang menggunakan bahan tambahan seperti zat aditif juga kandungan deterjen. Kedua tambahan ini memiliki fungsi untuk melindungi komponen penyusun pada sistem transmisi agar terhindar dari keausan.

Namun, ada baiknya jika dalam penggunaannya kalian memilih oli transmisi yang memiliki kandungan anti karat dan antioksidan. Dengan begitu. sistem kerja pada kendaraan sistem transmisi menjadi lebih optimal.

Takaran Penggunaan Oli

Untuk kalian ketahui bahwa volume komponen pada masing-masing kendaraan tidaklah sama. Dengan adanya perbedaan pada oli gardan dan oli transmisi ini, maka takaran oli untuk melumasi juga berbeda.

Pada umumnya jenis oli transmisi membutuhkan kapasitas kisaran 1-1.2 liter. Lalu untuk oli gardan sekitar 2 liter. Namun kapasitas ini biasanya menyesuaikan jenis mobil. Karena ada beberapa yang justru memerlukan takaran yang lebih banyak atau lebih sedikit. (R10/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

Pos terkait