Perkuat Peran, Begini Arah Transformasi Pupuk Indonesia

2 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menggencarkan transformasi upaya dengan mengubah posisi perusahaan dari produsen pupuk menjadi agro solution company. Langkah ini sejalan dengan pengarahan Danantara nan bermaksud untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mempertegas peran Pupuk Indonesia dalam mendukung ekosistem pangan nasional.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi menuturkan, transformasi nan dilakukan perusahaan terbagi menjadi dua, ialah mengenai dengan upaya dan juga tata kelola industri. Sebagaimana diketahui, saat ini sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 6 dan Perpres nomor 113 nan mendorong transformasi struktural di industri pupuk, khususnya pupuk bersubsidi.

"Kedua, Danantara juga mendorong agar Pupuk Indonesia sebagai korporasi ini betul-betul melakukan langkah-langkah nan taktis strategis agar perusahaan ini bisa menjadi lebih agile, lebih profitable, lebih efisien, dan terus bisa mengembangkan layanannya sehingga petani itu bisa menerima pupuk dengan baik," ungkap dia dalam Squawk Box, Senin (24/8/2026).

Rahmad melanjutkan, guna memastikan perannya dalam ekosistem pangan nasional, maka Pupuk Indonesia sedang beralih bentuk untuk menjadi agro solution company.

"Agro solution company ini artinya kita tidak lagi hanya berfokus pada penyediaan pupuk, tapi kita konsentrasi pada gimana petani-petani sebagai customer kita itu bisa meningkatkan produktivitasnya dan tentunya meningkatkan kesejahteraan," lanjut Rahmad.

Transformasi ini dilakukan dengan memberikan solusi pertanian secara terintegrasi, bukan hanya menyediakan pupuk. Salah satunya melalui penerapan precision farming untuk memastikan penggunaan pupuk sesuai jenis tanaman dan kondisi lahan.

Di samping itu, Pupuk Indonesia juga mengembangkan Program MAKMUR nan mengusung konsep closed loop ecosystem. Program ini mengintegrasikan pendampingan teknologi dan agronomi, akses pasar, hingga pembiayaan bagi para petani.

Dari sisi digitalisasi, lanjut dia, Pupuk Indonesia telah mengintegrasikan rantai pasok dari pengadaan, produksi hingga pengedaran secara end to end dan real time. Sistem ini dinilai dapat membikin penyaluran pupuk lebih terkontrol dan memudahkan petani mendapatkan pupuk saat dibutuhkan.

Transformasi tersebut akhirnya berakibat pada keahlian finansial Pupuk Indonesia. Rahmad menyebut bahwa pendapatan Pupuk Indonesia meningkat sekitar 50% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara untung bersih setelah pajak melonjak 253%. Tak hanya itu, margin untung perusahaan juga naik dari 6,1% menjadi 14,3%.

Bukan hanya mengejar keuntungan, Pupuk Indonesia juga memastikan kesiapan pupuk bagi petani. Hingga Juli 2026, pelunasan pupuk subsidi meningkat sekitar 1 juta ton dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

Lebih lanjut, Pupuk Indonesia saat ini mempunyai kapabilitas produksi sekitar 14,8 juta ton per tahun nan dinilai cukup memenuhi kebutuhan nasional. Meski begitu, Pupuk Indonesia tetap aktif menjalankan revitalisasi tujuh pabrik pupuk, mulai dari Aceh hingga Bontang, agar kapabilitas tersebut semakin efektif dan efisien.

Dalam rangka memperluas akses pengedaran terhadap produk pupuk, Pupuk Indonesia juga melakukan penambahan outlet, termasuk dengan menjajaki masuknya Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) ke dalam ekosistem distribusi. Jaringan koperasi tersebut diyakini bisa memperkuat penyaluran pupuk, termasuk bagi wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya