loading...
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal meminta TNI dan Kemlu membikin rencana persediaan (contingency plan) dalam membebaskan 4 WNI nan disandera perompak Somalia sejak April 2026 lalu. Foto: Reuters
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal meminta TNI dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membikin rencana persediaan (contingency plan) dalam membebaskan 4 WNI nan disandera perompak Somalia sejak April 2026 lalu.
Deng Ical, sapaan akrabnya, menyampaikan Komisi I DPR RI meletakkan konsentrasi terhadap pembebasan 4 WNI nan disandera perompak Somalia. Dia telah meminta TNI dan Kemlu untuk bertindak sigap dalam membebaskan 4 WNI.
Baca juga: Mengapa Perompak Somalia Ditakuti?
"Dan Panglima TNI juga sudah menyampaikan, Kemlu sudah menyampaikan untuk membikin ya crash program. Ada contingency plan, lantaran apa? Karena model-model penyelesaian bentrok nan terjadi ini rupanya belum efektif," ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Namun demikian, dia menilai operasi militer belum jadi opsi untuk membebaskan 4 WNI. Pembebasan 4 WNI dari perompak Somalia tetap bisa dilakukan dengan langkah persuasif.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·