Perpanjangan PPKM Darurat, Zona Kuning dan Hijau Boleh PTM Terbatas

  • Whatsapp

Jakarta: Pemerintah memperbaharui sejumlah aturan dalam masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat) Jawa-Bali. Khusus di satuan pendidikan, wilayah yang termasuk zona hijau dan kuning, boleh menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. 
 
Kebijakan ini mengacu Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.
 
Diktum Kesatu huruf b Inmendagri menyebutkan, gubernur menetapkan dan mengatur PPKM Mikro sepanjang kabupaten/kota tersebut tidak termasuk atau telah keluar dari level 4 di wilayah Jawa-Bali. Instruksi ini ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta, Gubernur DIY, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Banten, dan Gubernur Bali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

“Untuk Kabupaten/Kota selain pada zona merah dan zona oranye melaksanakan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan pengaturan teknis dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat,” tulis Diktum Ketigabelas Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 tahun 2021.
 
Kemudian, untuk daerah di luar Jawa Bali sepanjang tidak berada di level 4 dan 3, menetapkan dan mengatur PPKM Mikro di masing-masing wilayahnya. Hal ini sebagaimana termuat dalam penjelasan Diktum Kedua huruf d.
 
Baca: Pembelajaran Daring Hanya Ciptakan Interaksi Semu
 
Sementara, untuk kabupaten/kota yang berada dalam zona oranye dan zona merah, melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Hal itu sebagaimana tertuang pula dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 tahun 2021 tentang PPKM level empat corona virus disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.
 
“Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (Sekolah, Perguruan Tinggi, Akademi, Tempat Pendidikan/Pelatihan dilakukan secara daring/online,” tulis instruksi tersebut.
 
Inmendagri Nomor 23 Tahun 2021 ini mulai berlaku pada tanggal 21 Juli 2021 sampai dengan tanggal 25 Juli 2021. Instruksi tersebut telah ditandatangani Mendagri Tito Karnavian pada 20 Juli 2021.
 
Sebelumnya, Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Kemendikbudristek, Bakrun sempat menagaskan jika zona hijau dan kuning boleh melaksanakan PTM terbatas. Namun, tetap dengan aturan yang telah dimuat dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang penyelenggaraan PTM terbatas.
 
Baca: Menkes: Tatap Muka Bukan Lagi Satu-satunya Pilihan Belajar
 
“Daerah zona hijau dan kuning boleh melakukan PTM. Tapi kan tetap tidak boleh banyak, ada keterbatasan, ada 20 sampai 30 persen (kapasitas kelas),” jelas Bakrun dalam webinar Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Pembelajaran yang Aman dan Nyaman di Masa Pandemi Covid-19, Rabu 14 Juli 2021.
 
Daerah dengan level empat situasi covid-19, bertambah saat PPKM darurat. Daerah tersebut wajib memperketat protokol kesehatan dan pembatasan sosial.
 
Juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan 59 dari 124 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM darurat berada di level situasi empat pada 6 Juli 2021. Per 13 Juli 2021, terdapat penambahan 14 kabupaten/kota.
 
“Pada tanggal 13 Juli menjadi 73 kabupaten/kota (di level empat),” ujar Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 14 Juli 2021.
 
(AGA)

Pos terkait