Persija vs Brisbane Roar: Ajang Reuni Shin Tae-yong dan Jordi Amat

2 jam yang lalu 4
 Ajang Reuni Shin Tae-yong dan Jordi Amat Pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong (kiri) berpose berbareng pemain Brisbane Roar Nam Tae-hee (kanan) pada bertemu pers pra-pertandingan uji coba antara Persija melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Jumat (28/8/2((ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

PERTANDINGAN uji coba internasional antara Persija Jakarta melawan klub Liga Australia, Brisbane Roar, di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8) pukul 20.00 WIB, menjadi momen emosional bagi jejeran pembimbing dan pemain Macan Kemayoran. Laga ini menjadi arena reuni hangat bagi pembimbing Shin Tae-yong (STY) serta bek tengah Jordi Amat.

Bagi STY, pertemuan dengan Brisbane Roar seperti bernostalgia dengan perjalanan awal kariernya di bumi sepak bola. Klub berjuluk The Roar tersebut merupakan tim ahli terakhir nan dibela STY sebelum gantung sepatu pada 2005. Tak hanya itu, Brisbane Roar juga menjadi injakan awal STY meniti pekerjaan kepelatihan dengan menjabat sebagai asisten pembimbing selama tiga tahun seusai pensiun sebagai pemain.

Reuni STY kian komplit dengan kehadiran pemain anyar Brisbane Roar asal Korea Selatan, Nam Tae-hee. Gelandang serang berumur 35 tahun itu tercatat pernah tiga kali bermain di bawah didikan STY saat memihak Tim Nasional Korea Selatan pada kurun 2014 dan 2017–2018.

"Sebagai orang Korea nan bermain di luar negeri, seperti nan dilakukan pembimbing Shin Tae-yong, saya merasa kudu menjalani pekerjaan sebagai pemain dengan memberikan contoh nan baik serta membawa nama dan kebanggaan sebagai orang Korea," ujar Nam Tae-hee dalam konvensi pers pra-pertandingan di JIS, Jumat (28/8).

Pertemuan Kembali Jordi Amat

Di kubu pemain, bek Macan Kemayoran Jordi Amat juga menjalani reuni unik dengan pembimbing kepala Brisbane Roar, Michael Valkanis. Keduanya pernah bekerja sama saat sama-sama memihak klub bagian teratas Liga Belgia, KAS Eupen.

Jordi, nan sekarang menginjak usia 34 tahun, memihak KAS Eupen selama tiga musim dengan membukukan 86 penampilan, dua gol, dan dua assist. Sementara itu, Valkanis sempat menjabat sebagai asisten pembimbing KAS Eupen pada Januari 2022 sebelum diangkat menjadi pembimbing kepala selama empat bulan.

Valkanis mengaku sangat ceria dapat kembali berjumpa dengan mantan anak asuhnya itu di Indonesia. Ia memuji sosok Jordi sebagai bek tengah modern nan tidak hanya handal dalam memperkuat dan piawai membangun serangan (build-up), tetapi juga mempunyai jiwa kepemimpinan nan kuat.

"Saya ingat betul saat itu dia meninggalkan klub di akhir musim untuk datang ke Indonesia. Saya sempat berbincang dengannya lantaran tahu latar belakang Spanyol dan darah Indonesianya, dan dia memang mau datang ke sini untuk bermain bagi tim nasional," kata Valkanis.

"Saya sempat mengirim pesan saat tahu kami bakal datang ke sini dan bilang tak sabar untuk bertemu. Sungguh menyenangkan bisa bekerja sama dengan pemain seperti Jordi Amat," pungkas ahli strategi berkebangsaan Australia-Yunani tersebut. (Ant/P-4)

Selengkapnya