Jakarta, CNN Indonesia --
Petinju Prichard Colon meninggal bumi pada usia 33 tahun, Kamis (13/8) waktu setempat. Ia sempat menderita cedera otak selama 11 tahun akibat pertarungan di atas ring.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh sang ayah, Richard lewat media sosial miliknya.
"Selamat pagi, semuanya. Dengan emosi menyesal, saya mengabarkan bahwa putra saya Prichard telah meninggal dunia. Dia sekarang ada di tempat nan lebih baik," tulis Richard, dikutip dari TMZ.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih atas cinta dan angan selama bertahun-tahun. Sebisa mungkin, terus sertakan kami alam angan kalian," tulis Richard melanjutkan.
Colon adalah salah satu petinju muda berbakat. Ia sempat mencatat rekor 16-0 dengan 13 di antaranya lewat kemenangan knockout. Namun kariernya berubah 180 derajat usai duel musuh Terrel Williams pada 2015.
Dalam laga itu, Williams sempat melancarkan pukulan ke bagian belakang kepala Colon beberapa kali. Colon juga sempat melontarkan protes pada wasit nan memimpin pertandingan.
Colon juga sempat terjatuh di ronde kesembilan pada laga tersebut. Setelah pertandingan, Colon diketahui mengalami pendarahan otak dan sempat berada dalam kondisi koma selama 221 hari.
Ketika akhirnya sadar, Colon tak sepenuhnya kembali seperti semula. Ia tidak lagi bisa berbincang dan berjalan.
Colon menghabiskan waktu sepenuhnya dengan perawatan dari keluarga. Colon lampau menghembuskan napas terakhir pada 13 Agustus 2026, 11 hari setelah hidup dengan cedera otak.
(ptr)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·