ARTICLE AD BOX
loading...
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. Foto/Mei Sada Sirait
JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menanggapi soal rumor Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia saat ini belum siap menerima organisasi LGBT sebagai golongan nan diakui secara sosial maupun regulasi.
Menurut Pigai, berasas hasil survei nan telah dia lakukan selama bertahun-tahun, masyarakat Indonesia dari beragam latar belakang agama, suku, dan ras tetap belum dapat menerima LGBT.
"Jadi begini, kita kudu jujur ya. Indonesia untuk menerima LGBT, masyarakat Indonesia belum saatnya, belum siap. Kita jujur bahwa rakyat Indonesia, entah itu kepercayaan apa, suku apa, belum saatnya bisa menerima LGBT," ujar Pigai di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
Meski demikian, Pigai menekankan bahwa negara tetap bertanggung jawab memenuhi hak-hak dasar setiap penduduk negara tanpa memandang orientasi seksual. "Hak dia sebagai penduduk negara Indonesia, kewenangan untuk mendapatkan pekerjaan, kewenangan mendapatkan pendidikan, kewenangan mendapatkan penghidupan nan layak sebagai penduduk negara kudu dijamin oleh negara," katanya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·