PM Malaysia Anwar Ibrahim Dirawat di Rumah Sakit, Ada Apa?

47 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim sekarang dirawat di Rumah Sakit (RS). Ia dilaporkan sedang menjalani pemeriksaan dan prosedur medis oleh tim ahli medisnya.

Mengutip The Star Malaysia, Senin (10/8/2026), kantornya mengumumkan Anwar menjalani observasi medis selama dua hari. Sayangnya, pernyataan itu tidak mengungkapkan rincian tentang sifat pemeriksaan alias prosedur nan dilakukan.

"PM saat ini sedang menjalani pemeriksaan dan prosedur nan ditentukan oleh tim ahli medis," kata sekretaris pers seniornya Tunku Nashrul Abaidah.

Pemerintah juga menyerukan kepada masyarakat untuk mendoakan agar pemeriksaan dan prosedur medis Anwar melangkah lancar. Termasuk diberkati dengan kesehatan nan baik.

"Kami bermohon agar segala perihal nan berangkaian dengan pemeriksaan dan prosedur Perdana Menteri dapat dimudahkan dan beliau selalu diberikan kesehatan nan baik sehingga dapat kembali menjalankan tugasnya seperti biasa dalam waktu dekat, Insya Allah," kata Tunku Nashrul lagi.

Anwar Ibrahim sendiri genap berumur 79 tahun hari ini. Ia menjabat sebagai PM sejak November 2022.

Pengumuman ini terjadi di tengah memanasnya kondisi politik negeri itu, di mana Partai Aksi Demokratik (DAP), partai terbesar dalam koalisi pemerintahan Perdana Menteri (PM) Anwar Ibrahim, bakal menggelar pemungutan bunyi pada 16 Agustus mendatang.

Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah para pemimpinnya bakal tetap menduduki kedudukan di kabinet. Keputusan tersebut diumumkan Sekretaris Jenderal DAP Anthony Loke, Selasa, menyusul merosotnya support publik terhadap partai dan koalisi pemerintah setelah serangkaian kekalahan dalam pemilu daerah.

Sejak Anwar Ibrahim menjadi PM pada November 2022, keahlian ekonomi Malaysia sejauh ini bisa dibilang cukup kuat terutama pada 2024-2025, meski tetap menghadapi masalah fiskal dan tekanan eksternal. PDB Malaysia tumbuh 5,80% pada Q2 2026 dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya