Polda Sulsel Dalami Dugaan Setoran Pelaku Kejahatan Siber ke Oknum Polisi

15 jam yang lalu 1
Polda Sulsel Dalami Dugaan Setoran Pelaku Kejahatan Siber ke Oknum Polisi Polda Sulsel selidiki jaringan kejahatan siber dan dugaan oknum polisi terima setoran.(MI/Lina Herlina)

KEPOLISIAN Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) tengah mengembangkan pengungkapan kasus kejahatan siber nan menyeret pelaku asal Kabupaten Sidrap, sekaligus mendalami rumor viral mengenai dugaan keterlibatan oknum personel nan menerima aliran biaya dari jaringan pelaku.

Penangkapan pelaku oleh Polda Jawa Barat memicu pengembangan kasus nan lebih luas oleh Polda Sulsel, termasuk rumor di media sosial mengenai dugaan setoran kepada oknum polisi turut diselidiki Propam.

Kerja Sama Lintas Polda

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto mengungkapkan, penangkapan awal terhadap pelaku kejahatan siber di Kabupaten Sidrap dilakukan langsung oleh tim interogator Polda Jabar. 

Namun, untuk pembongkaran jaringan nan lebih luas, Polda Sulsel dan Polda Jabar terus melakukan koordinasi intensif.

"Penyidik di sana langsung melakukan penangkapan. Namun, untuk tindak lanjut pembongkaran jaringan pelaku, Polda Sulsel berbareng Polda Jabar terus berkoordinasi," ujar Didik di bawah Flyover Makassar, Rabu (26/8).

Ia menambahkan, setelah penangkapan tersebut terungkap ke publik, pihaknya bakal melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan nan lebih luas. 

Salah satu konsentrasi utama adalah mengidentifikasi kemungkinan adanya korban dari wilayah Sulawesi Selatan.

"Mengingat penangkapan awal sudah terbuka, kami bakal menindaklanjuti untuk pengungkapan lebih jauh, termasuk mengantisipasi jika ada korban dari wilayah Sulawesi Selatan," sambungnya.

Propam Turun Tangan

Isu nan beredar di media sosial mengenai dugaan oknum personel Polda Sulsel menerima setoran dari para pelaku passobis alias penipuan siber langsung ditanggapi serius. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sulsel telah memulai penyelidikan.

Fokus utama penyelidikan adalah menelusuri pemilik akun media sosial @TasimbungTasimbung nan mengunggah pengakuan mengenai dugaan tersebut.

"Masalah tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Propam. Propam sedang mencari pemilik akun tersebut untuk dimintai keterangan resmi. Karena mereka nan menyampaikan pengakuan, maka keterangan mereka sangat kunci," tegas Didik.

Hingga saat ini, menurut Didik, belum ditemukan bukti kuat nan menunjukkan adanya personil Polda Sulsel nan terbukti menerima hadiah dari para pelaku kejahatan siber. Namun, penyelidikan tetap berjalan.

"Sekarang tetap dalam proses penyelidikan. Kuncinya ada pada pihak nan mengaku memberikan. Informasi sementara pemilik akun adalah mantan pelaku dari wilayah Sidrap, dan tim tetap terus mencari keberadaan nan bersangkutan," jelasnya.

Didik menegaskan, andaikan nantinya ditemukan bukti adanya keterlibatan oknum personil kepolisian, pihaknya tidak bakal segan memberikan hukuman tegas.

"Jika kelak memang terbukti ada oknum nan terlibat, tentu bakal kami berikan tindakan tegas," lanjutnya.

Perkuat Penanganan Kejahatan Siber

Menanggapi maraknya kejahatan digital nan meresahkan masyarakat, Polda Sulsel memastikan jejeran sibernya terus melakukan upaya pencegahan maupun penindakan. Tim siber Polda Sulsel telah bergerak membongkar jaringan kejahatan siber nan selama ini meresahkan.

"Tentu tim siber kami sudah dan terus melakukan upaya untuk membongkar jaringan nan selama ini meresahkan. Banyak laporan dari masyarakat, terutama korban dari luar wilayah Sulsel," katanya.

Untuk memperkuat upaya tersebut, Polda Sulsel menjalin kerja sama lintas polda guna mengungkap jaringan kejahatan siber secara menyeluruh dan komprehensif.

"Oleh lantaran itu, kami juga menjalin kerja sama lintas polda untuk membongkar jaringan ini secara komprehensif," pungkas Didik. (LN)

Selengkapnya