ARTICLE AD BOX
Kesedihan tampak di raut wajah penduduk Venezuela usai dua gempa kuat M7,2 dan M7,5 nan mengguncang negara itu, Rabu sore waktu setempat.
Dua korban selamat berdiri di depan gedung nan runtuh sembari menunggu berita mengenai Antonio Nasri, nan tetap dicari tim penyelamat setelah gempa kembar mengguncang Caracas, Venezuela, Kamis (25/6/2026). Bencana tersebut terjadi dalam selang waktu nan nyaris berbarengan di sekitar ibu kota dan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah gedung serta prasarana di wilayah terdampak.(REUTERS/Gaby Oraa)
Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2, kemudian disusul gempa kedua nan lebih kuat dengan magnitudo 7,5. Menurut United States Geological Survey (USGS), jarak waktu antara dua gempa itu hanya sekitar 39 detik. (REUTERS/Gaby Oraa)
Seseorang tampak berupaya mencari family mereka di gedung nan runtuh. USGS memperingatkan bahwa akibat musibah tersebut berpotensi sangat besar. "Korban jiwa nan tinggi dan kerusakan nan luas sangat mungkin terjadi dan musibah ini kemungkinan berkarakter meluas," kata USGS, dikutip dari Reuters. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan pada hari Kamis (25/6/2026) bahwa setidaknya 164 orang tewas dan nyaris 1.000 orang terluka setelah gempa bumi besar melanda negara itu. (REUTERS/Maxwell Briceno)
Rodriguez menambahkan bahwa biaya awal sebesar 200 juta dolar AS alias sekitar Rp3,57 triliun bakal dibentuk menggunakan sumber daya dari Dana Moneter Internasional untuk membangun kembali infrastruktur, rumah sakit, dan perumahan. (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)
Peringatan tsunami sempat dikeluarkan untuk wilayah pesisir Venezuela serta Aruba dan Bonaire, namun kemudian dicabut. Fenomena nan terjadi di Venezuela ini menarik perhatian lantaran bukan sekadar gempa besar biasa. Dua gempa kuat terjadi dalam waktu sangat singkat, apalagi kurang dari satu menit. Dalam bumi seismologi, peristiwa seperti ini dikenal sebagai gempa kembar alias doublet earthquake. (REUTERS/Fausto Torrealba)
source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·