Prabowo Curhat Ikan di Laut RI Dicuri Asing, Baru 5% Dinikmati Rakyat

56 menit yang lalu 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menyebut baru 5% industri perikanan nan bisa dinikmati oleh Indonesia. Hal ini disebabkan kebanyakan hasil laut tetap dicuri oleh kapal-kapal asing.

"Nilai perikanan tiap tahun US$ 34 miliar, baru hanya mungkin 5% nan dapat kita nikmati. Sisanya diambil oleh kapal-kapal negara lain," kata Prabowo dalam pidato Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Gedung MPR/DPR, Jumat (14/8/2026).

Dengan kebenaran ini, Prabowo mengatakan banyak potensi duit nan lenyap dari Indonesia. Ia juga mengakui adanya tantangan berat pada industri perikanan.

"Bayangkan berapa nilai lenyap tiap hari, tiap malam. Kita juga kudu bangun armada kapal ikan modern. Kita butuh belasan ribu kapal, ini tantangan berat," jelasnya.

Tahun depan, beliau menargetkan 1.582 kapal ikan modern dapat dibangun.

Prabowo juga menegaskan bahwa laut Indonesia kudu menjadi sumber kemakmuran bagi nelayan lokal.

Pemerintah terus membangun kampung nelayan. Wilayah tersebut bakal dilengkapi dengan dermaga, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin (cold storage), bengkel pengolahan hasil laut, serta akomodasi sosial.

Sejauh ini, 100 kampung nelayan telah dibangun. Pada akhir 2026, ditargetkan sebanyak 1.386 kampung nelayan bakal terbangun dan beroperasi.

"Hari ini 100 kampung nelayan telah kita bangun, sasaran kita 1.386 kampung nelayan bakal berfaedah akhir Desember 2026," tuturnya.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya