Prabowo Subianto Targetkan Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Jawa Mulai di Masa Jabatannya

1 jam yang lalu 3
Prabowo Subianto Targetkan Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Jawa Mulai di Masa Jabatannya Presiden Prabowo Subianto berkeinginan memulai proyek Giant Sea Wall di Pantura Jawa.(Dok. Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan tekadnya untuk segera memulai pembangunan tanggul laut raksasa alias Giant Sea Wall di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa. Proyek strategis ini diproyeksikan memerlukan waktu penyelesaian hingga 20 tahun guna mengamankan wilayah pesisir dari ancaman kenaikan permukaan air laut.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam pidato Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Jakarta, Jumat (14/8). Prabowo menegaskan bahwa sebagai Presiden Kedelapan, dia kudu mengambil langkah awal meski peresmiannya mungkin dilakukan oleh presiden-presiden berikutnya.

“Proyek Giant Sea Wall ini bakal butuh 15 hingga 20 tahun untuk kita selesaikan pembangunannya. Ini waktu nan lama. Saya tidak tahu Presiden keberapa nan bakal meresmikan. Tapi saya berkeinginan Presiden Kedelapan bakal mulai proyek ini,” ujar Prabowo.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Giant Sea Wall direncanakan terbagi menjadi 15 segmen, membentang dari Provinsi Banten hingga Gresik, Jawa Timur. Presiden meyakini jika pengerjaan dilakukan secara serentak di seluruh segmen, lama pembangunan dapat dipangkas menjadi kurang dari dua dekade.

Presiden juga mengungkapkan bahwa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menghasilkan terobosan teknologi nan bakal diimplementasikan dalam proyek ini. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk memulai prasarana pelindungan jangka panjang, berkaca pada keberhasilan Belanda dalam mengamankan wilayahnya dari musibah laut.

“Ini absolut kudu kita lakukan, jangan kita tunggu musibah datang. Giant Sea Wall kita di pantai utara Jawa kudu menjadi sabuk pelindungan bagi jutaan penduduk untuk menyelamatkan puluhan ribu hektare nan sudah mulai tenggelam,” tegasnya.

Selain berfaedah sebagai penahan laju air laut, proyek rekayasa ini dirancang untuk mempunyai kegunaan ganda. Giant Sea Wall diharapkan menjadi penyedia prasarana air bersih, menciptakan jalur pertumbuhan ekonomi baru, serta menjadi sarana peningkatan kapabilitas teknologi bagi anak bangsa. (Ant/Z-10)

Selengkapnya