Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan ekonomi Indonesia pada akhir 2026 dapat tumbuh hingga 6%. Hal ini didukung oleh beberapa pencapaian pada semester pertama 2026.
"Dengan kebijakan tepat dan logis nan menggunakan logika sehat, saya percaya pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai nomor 6%," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam Rangka HUT ke-81 RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Namun, Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan menjadi tujuan akhir, melainkan kesejahteraan rakyat menjadi tujuan Utama.
"Tetapi saya tegaskan di hadapan majelis ini, bagi saya, pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir, tujuan kita adalah kesejahterahan rakyat kita," tegas Prabowo.
Prabowo melanjutkan, pertumbuhan ekonomi nan tinggi, namun tidak dirasakan oleh sebagian besar masyarakat, terutama kalangan masyarakat menengah ke bawah.
"Pertumbuhan tinggi, tapi tidak bisa dinikmati rakyat kita kebanyakan, itu tidak berfaedah bagi kita, lantaran setiap rupiah investasi kudu menciptakan pekerjaan, kudu menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat paling Bawah," terang Prabowo.
Oleh lantaran itu, Prabowo tidak mau ada masyarakat nan terlantar dan tidak sejahtera lantaran tidak merasakan akibat dari pertumbuhan ekonomi nan tinggi.
"Itulah orientasi pemerintah nan saya pimpin, kita tidak boleh meninggalkan masyarakat nan tidak berdaya, tidak boleh ada lagi kelaparan di Indonesia," ujar Prabowo.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

55 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·