Pemprov DKI Jakarta menjadwalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Jumat (21/8).(Dok. BPBD Jakarta)
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadwalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Jumat (21/8) besok. Langkah ini diambil untuk memicu turunnya hujan di wilayah ibu kota dengan memanfaatkan keberadaan awan nan diprakirakan muncul pada hari tersebut.
Instruksi penyelenggaraan OMC disampaikan langsung oleh Pramono di area Jakarta Selatan, Kamis (20/8). Ia meminta tim mengenai segera mempersiapkan penerbangan untuk menyemai awan besok hari guna mengoptimalkan potensi hujan.
“Saya sudah perintahkan untuk hari Jumat (dilakukan OMC) lantaran ada awan, maka segera dipersiapkan untuk besok diterbangkan,” ujar Pramono sebagaimana dilaporkan dalam info informasi nan diterima pada Kamis sore.
Pramono menjelaskan bahwa keberadaan awan di langit menjadi syarat absolut penyelenggaraan rekayasa cuaca ini. Berdasarkan ramalan cuaca, Jakarta diprediksi bakal mengalami hujan gerimis. Melalui OMC, Pemprov DKI berambisi intensitas hujan dapat ditingkatkan agar lebih berfaedah bagi masyarakat, dengan catatan tetap mengantisipasi potensi banjir.
Meski demikian, dia mengakui bahwa OMC hanyalah salah satu ikhtiar teknis dan tidak menjamin 100% keberhasilan turunnya hujan. Menurutnya, meskipun hujan adalah kehendak Tuhan, pemerintah tetap kudu melakukan upaya maksimal untuk merespons kondisi cuaca nan ada.
“Kalau diterbangkan, apakah terjadi hujan alias tidak, itu belum jaminan. Tetapi jika kemudian tidak ada upaya untuk itu, menurut saya juga tidak baik. Jadi, saya tetap lakukan besok, kebetulan besok itu ada awan,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI juga telah melaksanakan operasi serupa pada Rabu (19/8) nan sukses memicu hujan di beberapa titik wilayah Jakarta. Pramono menyebut rekayasa tersebut bermaksud menciptakan hujan buatan meskipun awan nan tersedia berukuran kecil.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, hujan sempat turun dua kali dengan jarak sekitar 30 menit. Pramono mencatat bahwa karakter hujan hasil modifikasi ini memang berbeda dan tidak seintens hujan pada musim penghujan normal. (Ant/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·