Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(MGN)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku mendukung langkah Badan Narkotika Nasional (BNN) nan menggerebek jaringan narkoba di wilayah Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Pemerintah DKI Jakarta, dalam perihal nan berangkaian dengan narkoba, apa pun nan dilakukan oleh abdi negara penegak hukum, terutama BNN, tentunya kami memberikan support sepenuhnya,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Kamis (13/8).
Menurut dia, pengungkapan kasus narkoba tersebut kudu menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. “Ini menjadi pembelajaran bagi siapa pun untuk tidak terjebak ataupun terlibat dalam persoalan narkoba, nan pasti tidak bakal membawa kebaikan di kemudian hari,” ucap Pramono.
Sebelumnya, BNN menangkap MR namalain Bos Gendut nan diduga merupakan salah satu bos narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Rabu (12/8). Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mengatakan MR ditangkap pada pukul 20.09 WIB di sebuah salon kecantikan di area Mangga Besar, Jakarta Barat.
Awalnya, petugas membuntuti MR nan bergerak dari Kampung Bahari menuju Mangga Besar. "Salah satu dari gembong narkoba tersebut merupakan buronan mengenai dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR alias Bos Gendut," ujar Roy.
MR diketahui merupakan buronan nan diduga terlibat dalam peredaran narkoba di Kampung Bahari. Dalam penangkapan itu, BNN menyita sejumlah peralatan bukti, termasuk puluhan kilogram sabu.
BNN juga mengamankan senjata api, emas batangan, serta peralatan bukti lainnya. Dari pengembangan kasus tersebut, BNN mendalami dugaan tindak pidana pencucian duit (TPPU) nan dilakukan oleh MR. (Ant/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·