Presiden CAF Akui FIFA Bermasalah, Buntut Kontroversi Infantino

1 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), Patrice Motsepe, mengakui FIFA sedang bermasalah sebagai buntut penjualan saham Piala Dunia oleh Gianni Infantino.

Dikutip dari Sky.com, Motsepe jadi wakil presiden FIFA pertama nan memberikan wawancara sejak kontroversi rencana Infantino menjual saham Piala Dunia.

Meski begitu Motsepe mengatakan CAF sudah berkonsultasi dengan mahir norma dan menyatakan tidak ada pelanggaran patokan dalam pembicaraan rahasia mengenai penjualan saham Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usulan itu nantinya bakal diajukan kepada para personil untuk mendapatkan persetujuan akhir. Akan tetapi, Motsepe mengakui banyak masalah nan perlu diperbaiki FIFA.

"Ada banyak perihal bermasalah dan negatif nan kudu mereka perbaiki," kata Motsepe.

"Namun, dia telah meminta maaf dan mengakui bahwa mungkin ada langkah lain nan semestinya bisa ditempuh dalam menangani hal-hal ini, kami pun turut menerima masukan," ucap Motsepe menambahkan.

Dalam kesempatan itu Motsepe juga memberikan peringatan kepada pihak nan menentang Infantino untuk mengikuti patokan nan berlaku.

"Jika ada pihak nan mempunyai masalah dengan siapa pun, baik itu Gianni alias orang lain, ikutilah prosesnya, ikuti prosedur FIFA, sesederhana itu," ujar Motsepe.

"Jika Anda mau melengserkandia, tempuhlah jalur pemilihan; biarkan 211 asosiasi personil nan memutuskan. Lakukanlah itu, dan hasil pemungutan bunyi bakal menunjukkan apakah mereka tetap meletakkan kepercayaan kepada dia alias tidak."

CAF sendiri merupakan salah satu konfederasi nan tetap mendukung Infantino, selain Conmebol. Menurut Motsepe, semua pihak nan berlawanan dengan Infantino tidak boleh gegabah.

Hal itu diungkapkan Motsepe guna mengadakan pertemuan dengan Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Ceferin dianggap sebagai tokoh nan memimpin dorongan Infantino mundur berbareng AFC dan Concacaf.

"Kita kudu sangat berhati-hati. Ada pemilihan nan bakal berjalan tahun depan," kata Motsepe.

"Bukankah sebaiknya kita membiarkan proses itu berjalan? Dan membiarkan 211 personil nan memutuskan," ucap Motsepe menambahkan.

Motsepe nan juga taipan asal Afrika Selatan tidak terang-terangan mengkritik Infantino, namun dia juga tidak memberikan support secara jelas.

"Saya telah mendengar banyak cerita mengenai beragam masalah dan saya berhati-hati dalam memberikan penilaian terhadap apa pun," ucap Motsepe.

"Setiap orang berkuasa untuk didengar. Mari kita adakan dengar pendapat, forum nan layak, persidangan, pengadilan, alias apa pun bentuknya, alias sebuah tribunal. Setiap orang berkuasa mendapatkan penilaian nan setara dan perlakuan nan adil."

[Gambas:Video CNN]

(sry/nva)

Selengkapnya