ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan, total pencairan transfer ke wilayah (TKD) bakal mencapai 100,6% dari sasaran APBN 2026.
Berdasarkan catatannya, outlook TKD ini bakal mencapai Rp 696,9 triliun alias Rp 3,9 triliun lebih tinggi dari sasaran nan telah ditetapkan dalam pagu APBN 2026 sebesar Rp 693 triliun.
Outlook itu mempertimbangkan realisasi pencairan TKD nan telah mencapai 51,6% dari target, ialah senilai Rp 357,4 triliun hingga akhir Semester I-2026.
"Secara persentase penyaluran TKD tertinggi dalam 5 tahun terakhir," kata Purbaya saat Laporan Semester (Lapsem) I-2026 di Badan Anggaran (Banggar) DPR, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Meski persentase realisasi TKD terhadap sasaran menjadi nan tertinggi pada semester I-2026 dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun secara nominal menjadi nan terkecil.
Pada 2022, realisasi TKD dalam enam bulan pertama senilai Rp 367,7 triliun, alias 47,8% dari targetnya nan mencapai Rp 769,6 triliun. Lalu, pada 2023 terealisasi Rp 358,8 triliun alias 44% dari sasaran Rp 814,7 triliun.
Selanjutnya, pada 2024 terealisasi Rp 400,1 triliun selama semester I alias setara 46,7% dari sasaran Rp 857,6 triliun, dan pada 2025 bisa cair Rp 402,5 triliun alias setara 43,8% dari sasaran Rp 919,9 triliun.
"Realisasai TKD nan tinggi di semester I-2026 ditentukan andil keahlian pemda dalam menyerap anggaran. Penyaluran TKD sudah on track dan lebih cepat," ujar Purbaya.
(arj/arj)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·