Purbaya Warning PNS Pajak: Saya Rumahkan Kalau Kerjanya Gak Bagus

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bakal mengambil tindakan tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) nan dinilai lamban dalam bekerja maupun merespons keluhan masyarakat. Langkah ini dilakukan seiring pertimbangan berkepanjangan terhadap penerapan sistem manajemen perpajakan Coretax.

Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan bakal terus memantau keahlian pegawai pajak di seluruh instansi pelayanan untuk memastikan kualitas jasa kepada wajib pajak semakin baik.

"Kita bakal monitor Coretax, kita juga bakal monitor keahlian pegawai setiap instansi pajak. Nanti jika ada nan terlihat geraknya terlalu lambat alias pengaduan masyarakat nan tidak sigap ditangani, kita bakal sigap bertindak," kata Purbaya saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (7/7/2026).

Bahkan, Purbaya menegaskan dirinya mempunyai kewenangan untuk menonaktifkan sementara pegawai nan dinilai tidak menunjukkan keahlian nan memadai.

"Sekarang saya boleh merumahkan orang (pegawai pajak). Saya bakal merumahkan mereka jika kerjanya enggak bagus," ujarnya.

Menurut Purbaya, upaya pembenahan bakal terus dilakukan terhadap beragam proses nan dinilai tidak efisien maupun menghalang pelayanan publik.

"Tetap, jika ada nan tidak efisien alias lelet, kita beresin," tegasnya.

Coretax Diklaim Makin Stabil

Di sisi lain, Purbaya menyebut performa sistem Coretax mulai menunjukkan perbaikan setelah sempat mengalami gangguan akibat perubahan tampilan antarmuka (interface).

"Coretax kita perbaiki lagi, sekarang sudah mulai bagus lagi, kemarin sempat lambat lagi lantaran tukar interface. Tapi rata-rata sih sekarang sudah lebih baik," kata Purbaya.

Meski demikian, dia belum memastikan kapan uji coba jenis terbaru Coretax bakal dilakukan.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan Purbaya dijadwalkan menguji langsung pembaruan sistem Coretax nan diklaim lebih sederhana dan mudah digunakan oleh wajib pajak.

"Coretax terus kami perbarui dan perbaiki. Jadi case management nan memang agak melambat dan ada problem internal, kami selesaikan kemarin dari Jumat, Sabtu, dan Minggu lalu. Hari ini sudah mulai oke lagi. Minggu depan bakal dilakukan tes oleh Pak Menteri (Purbaya Yudhi Sadewa)," kata Bimo saat ditemui wartawan usai konvensi pers, Rabu (1/7/2026).

Menurut Bimo, DJP juga telah menyederhanakan tampilan sistem agar lebih ramah bagi pengguna.

"User interface-nya juga sudah kami ubah secara lebih simple. Tentu pasti ada penyesuaian, tapi user interface baru jauh lebih simple dan lebih mudah dipahami. Tentu ini memerlukan masa penyesuaian, mudah-mudahan minggu depan kami bisa laporkan secara lebih komprehensif," ujarnya.

(chd/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya