Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Turun usai Sanksi Rusia Dicabut

1 hari yang lalu 9
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Voli Indonesia mengalami penurunan ranking setelah hukuman Rusia dicabut badan bola voli dunia, FIVB.

FIVB mengumumkan atlet dan ofisial Rusia diizinkan kembali berkompetisi di bumi menyusul rekomendasi Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Rabu (8/7) waktu setempat.

"Pendekatan ini mencerminkan komitmen FIVB untuk melindungi kewenangan mendasar atlet untuk mengakses olahraga tanpa memandang kebangsaan mereka," demikian pernyataan pers FIVB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"FIVB tetap sangat prihatin tentang perang nan sedang berjalan di Ukraina dan sangat mengutuk semua corak kekerasan. Kami terus berambisi untuk penyelesaian tenteram sesegera mungkin dan tetap berkomitmen untuk mendukung organisasi bola voli Ukraina melalui program Pemberdayaan Bola Voli FIVB."

Dengan dicabutnya hukuman tersebut, ranking timnas Rusia dikembalikan ke posisi ketiga dalam ranking FIVB. Rusia tetap mempunyai 352,10 poin.

Posisi itu sama seperti ketika mereka dihukum. Sedangkan untuk timnas voli putri Rusia berada di ranking kesembilan klasemen dunia.

Kembalinya Rusia ke ranking ketiga membikin Timnas Voli Indonesia mengalami penurunan ranking satu posisi.

Timnas Voli Indonesia berada di ranking ke-43 dalam ranking FIVB setelah juara AVC Men's Cup 2026. Setelah Rusia kembali, Indonesia berada di ranking ke-44 dengan raihan 101.75 poin.

Banner Gempita Bola 2026

Sementara bagi Timnas Voli Putri Indonesia, kembalinya Rusia, membikin Tim Merah Putih berada di ranking ke-58 dengan koleksi 62,43 poin.

Federasi dan timnas voli Rusia mendapat balasan dari FIVB karena mengenai serangan negara tersebut ke Ukraina pada 2022.

Meski sudah diperbolehkan tampil dalam kejuaraan resmi, FIVB tetap bakal membicarakan soal penggunaan bendera Rusia, lagu kebangsaan, warna negara, dan simbol lainnya bagi negara tersebut. FIVB bakal mengadakan pembicaraan lebih lanjut dengan organisasi internasional terkait, menurut Anadolu.

[Gambas:Video CNN]

(sry/jun)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya