Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kedua dari kiri) membeberkan argumen menggagas pembuatan serial sinematik berjudul Rimba Raya kepada awak media di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).(ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)
WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menggagas sebuah terobosan baru di bumi intermezo tanah air melalui serial sinematik berjudul Rimba Raya. Proyek ini menarik perhatian lantaran memanfaatkan teknologi kepintaran buatan (AI) untuk menyoroti pergeseran hubungan antara manusia dan alam di era modern.
Dalam konvensi pers nan digelar di Jakarta, Sabtu (15/8), Rano mengungkapkan bahwa kegelisahannya bermulai dari pengamatan terhadap generasi saat ini, termasuk cucunya sendiri. Ia memandang adanya jarak nan semakin lebar antara anak-anak dengan pengalaman langsung di alam terbuka.
"Lihatlah anak-anak, ya mungkin tidak usah memandang terlalu jauh, cucu saya. Dia tahu harimau tapi tidak tahu bentuknya, segala macam," ujar laki-laki nan dikenal luas lewat karakter Si Doel tersebut.
Mendekatkan Alam Lewat Hiburan
Gagasan awal Rimba Raya berfokus pada perubahan langkah generasi baru berinteraksi dengan dunia. Cerita ini dikembangkan melalui perjalanan dua karakter utama, Rimba dan Raya, nan membawa penonton menjelajahi kekayaan alam Indonesia.
Rano menekankan bahwa serial ini menggunakan pendekatan intermezo (entertainment) agar pesan nan disampaikan tetap relevan dan emosional bagi penonton masa kini.
Menurutnya, alam dalam serial ini bukan sekadar latar belakang visual, melainkan bagian integral dari bentrok dan pengalaman emosional karakter.
"Sebetulnya ini penyadaran kepada kita semua bahwa sungguh pentingnya alam, bukan hanya rimba dengan segala isinya. Ini buat anak-anak, buat cucu agar mereka mengenal gimana bisa mencintai lingkungan," tambahnya.
Kolaborasi dan Teknologi
Direktur Utama Karnos Visual Magic, Anton Soeharyo, menjelaskan bahwa kekuatan utama Rimba Raya terletak pada kemampuannya membujuk penonton menikmati cerita terlebih dulu sebelum masuk ke pesan edukasi nan lebih dalam.
Diharapkan, serial ini menjadi pemantik bagi generasi muda untuk membangun kembali hubungan nan sehat dengan alam tanpa merusak ekosistem di dalamnya.
Proyek ambisius ini merupakan hasil kerjasama lintas sektor nan melibatkan rumah produksi, platform streaming, dan organisasi lingkungan.
| Judul Serial | Rimba Raya |
| Teknologi Utama | Kecerdasan Buatan (AI) |
| Produksi | Karnos Visual Magic |
| Mitra Kolaborasi | Vidio & Artha Graha Peduli |
| Target Penayangan | 17 Agustus 2026 |
| Platform | Vidio |
Serial Rimba Raya dijadwalkan tayang perdana pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum hari kemerdekaan, sebagai bingkisan bagi generasi muda Indonesia untuk lebih mencintai kekayaan alam nusantara. (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·