Raul Fernandez.(Motogp.com)
PEMBALAP Aprilia Trackhouse, Raul Fernandez, menunjukkan performa luar biasa dengan memenangi balapan utama MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8). Pembalap asal Spanyol tersebut tampil dominan sejak lampu start padam hingga menyentuh garis finis, sekaligus mengamankan kemenangan keduanya sepanjang pekerjaan di kelas utama MotoGP.
Kemenangan Fernandez tidak lepas dari momentum di awal balapan. Ia sukses memanfaatkan start jelek nan dialami Jorge Martin. Meski memulai balapan dari posisi terdepan (pole position), Martin kehilangan posisi setelah motornya sempat mengeluarkan percikan api dari bagian belakang saat melakukan start. Masalah teknis tersebut diduga menjadi penyebab Martin kandas mempertahankan keunggulannya di tikungan pertama.
Situasi ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh Fernandez. Pembalap berumur 25 tahun itu langsung melesat dan membangun jarak nan cukup aman. Sepanjang 20 lap balapan di Silverstone, Fernandez tidak memberikan celah sedikit pun bagi para pesaingnya untuk melakukan serangan, hingga akhirnya dia finis di posisi pertama dengan kelebihan nan meyakinkan.
Dominasi Aprilia dan Podium Marco Bezzecchi
Keberhasilan Fernandez juga diikuti oleh hasil positif rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi. Pembalap asal Italia tersebut sukses melengkapi podium dengan finis di urutan ketiga. Hasil ini menjadi pencapaian emosional bagi Bezzecchi, mengingat dia baru saja pulih dari cedera patah tulang selangka nan didapatnya saat sesi kualifikasi MotoGP Jerman bulan lalu.
Dengan hasil ini, Fernandez mencatatkan sejarah unik di Silverstone. Ia menjadi pembalap ke-12 nan berbeda nan sukses memenangi Grand Prix di lintasan legendaris tersebut dalam 12 gelaran MotoGP terakhir, menegaskan sungguh kompetitifnya persaingan di sirkuit ini.
Jorge Martin Perlebar Jarak Klasemen
Meski kandas meraih kemenangan di balapan utama, Jorge Martin tetap menutup akhir pekan di Inggris dengan hasil nan sangat menguntungkan. Setelah memenangi sesi sprint race pada hari Sabtu, posisi kedua di balapan utama membuatnya semakin kokoh di puncak klasemen sementara pembalap.
Keberuntungan Martin bertambah seiring nasib jelek nan menimpa pesaing terdekatnya, Ai Ogura. Pembalap asal Jepang tersebut mengalami kecelakaan di pertengahan balapan dan kandas melanjutkan perlombaan. Akibatnya, selisih poin antara Martin dan Ogura sekarang melebar menjadi 37 poin.
| 1 | Raul Fernandez | Aprilia Trackhouse |
| 2 | Jorge Martin | Prima Pramac Racing |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia Trackhouse |
| 4 | Alex Marquez | Gresini Racing |
| 5 | Pedro Acosta | Red Bull GASGAS Tech3 (KTM) |
Hasil Pembalap Lainnya
Di barisan tengah, Alex Marquez dari tim Gresini sukses mengamankan posisi keempat, disusul oleh pembalap muda Pedro Acosta di posisi kelima. Fabio Di Giannantonio nan memperkuat tim VR46 finis di urutan keenam.
Sementara itu, juara bumi memperkuat Marc Marquez tampak kesulitan sepanjang balapan dan kudu puas mengakhiri lomba di posisi ketujuh. Hasil ini membikin persaingan di papan atas klasemen semakin dinamis, terutama dengan naiknya Marco Bezzecchi ke posisi ketiga klasemen sementara menggeser beberapa pesaing lainnya. (AFP/I-1)
Analisis Singkat: Dominasi Aprilia di Silverstone menunjukkan bahwa paket motor RS-GP sangat cocok dengan karakter sirkuit nan sigap dan mengalir. Bagi Jorge Martin, konsistensi meraih podium adalah kunci utama untuk menjaga kesempatan gelar juara bumi tetap terbuka lebar hingga akhir musim.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·