Respons Pernyataan Budi Arie, PSI Sebut Dukung Prabowo-Gibran sampai Akhir

18 jam yang lalu 1
Respons Pernyataan Budi Arie, PSI Sebut Dukung Prabowo-Gibran sampai Akhir Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kanan), Ketua Umum PSI Partai Super Terbuka terpilih Kaesang Pangarep (kiri) menghadiri penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia 2025 di Edutorium KH Ahma(ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.)

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) merespons pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengenai kemungkinan pemilu 2029 dipercepat. Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menyebut sebagai bagian koalisi, PSI nan bakal terus membantu dan mengawal program Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka sampai akhir. 

"PSI bakal melawan setiap upaya menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan. Kami mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai akhir, semua kader juga kompak menyukseskan. PSI meyakini perbedaan pandangan maupun kritik terhadap pemerintah semestinya melalui sistem nan tersedia, bukan membangun aktivitas untuk menjatuhkan pemerintahan nan sah,” kata Andy melalui keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Ia menyebut PSI tetap dalam koalisi pemerintah dan menilai pernyataan Budi Arie menjatuhkan pemerintah.

“Sekali lagi, PSI tetap konsisten dalam barisan koalisi untuk membantu, menjaga, dan memastikan pemerintahan melangkah sampai akhir. Kalau ada pihak-pihak nan mau menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan, bakal kami hadang dan lawan,” tutup Andy.

Budi Arie Setiadi menyebut adanya kemungkinan “percepatan sejarah” mengenai dinamika politik di Indonesia. Pernyataan Budi Arie itu beredar dalam sebuah video di media sosial. Dalam video tersebut, Budi tampak duduk di sebelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi saat menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan adanya perubahan situasi politik sebelum Pemilu 2029.

Budi menyebut kondisi masyarakat saat ini menunjukkan adanya sejumlah anomali nan menurutnya perlu menjadi perhatian.

"Tetapi saya mau sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi. Pak, kok hatikecil saya ini lebih sigap dari '29 Pak. Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita tetap ngomong pemilu '29, pemilu '29. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap enggak?" ucap Budi. (H-4)

Selengkapnya