Ridwan Kamil Minta Seluruh Kabupaten Kota di Jabar Terapkan PPKM Level 4

  • Whatsapp

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta seluruh kabupaten/kota di Jabar menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Permintaan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Gubernur Jabar Nomor 133/KS.01.01/Hukham tahun 2021 tentang Pelaksanaan PPKM COVID-19 di Daerah Provinsi Jawa Barat dan Keputusan Gubernur No 443/Kep.362-Hukham/2021 tentang PPKM COVID-19 di Daerah Provinsi Jawa Barat.

Keputusan penerapan PPKM Level 4 di seluruh wilayah Jabar diambil untuk menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat yang memperpanjang pelaksanaan PPKM hingga 25 Juli 2021 mendatang.

“Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang (tingkat kewaspadaannya) masuk level 2, sisanya masuk level 3 dan 4. Namun, keputusan Pak Gubernur seluruh Jawa Barat menerapkan kewaspadaan level 4. Artinya, menerapkan kewaspadaan tinggi,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jabar, Daud Ahmad di Bandung, Kamis (22/7/2021).

Menurut Daud, keputusan diambil guna mencegah peningkatan angka kasus positif COVID-19, menekan angka keterisian rumah sakit (BOR), dan menurunkan angka kematian.

“Karena sebagian besar masih di level 3 dan 4, maka treatment kewaspadaannya harus di level 4 atau yang paling tinggi,” tegasnya.

Beberapa poin penting yang harus dijalankan di tingkat kewaspadaan level 4 antara lain aktivitas sektor non-esensial dan kritikal ditutup 100 persen dan pembatasan aktivitas esensial kritikal.

“Seperti pada PPKM Darurat, yang esensial dan kritikal dibatasi 50 persen, sedangkan yang non esensial non-kritikal 100 persen ditutup,” jelas Daud.

Surat edaran Gubernur Jabar juga menguatkan pelacakan kasus COVID-19, di antaranya dengan menetapkan jumlah minimal tes harian kabupaten/kota berdasarkan positivity rate mingguan.

Menurut Daud, target tes harian COVID-19 paling sedikit dibebankan kepada Kota Banjar sebanyak 404 orang per hari dan paling banyak Kabupaten Bogor sebanyak 13.003 orang pertama hari.

Adapun target harian di daerah aglomerasi Bandung Raya meliputi Kota Bandung 5.520 orang per hari, Kabupaten Bandung 8.807 orang, Kabupaten Bandung Barat 3.622 orang, dan Kota Cimahi 1.302 orang per hari.

Dalam surat edaran, Gubernur Jabar juga memberi dukungan kepada bupati/wali kota untuk penerapan aturannya dibantu aparat TNI/Polri. Daud menjelaskan, pemberlakuan kewaspadaan level 4 itu berlangsung hingga 25 Juli 2021 dan selanjutnya akan diberlakukan aturan PPKM Proporsional.

“Jadi ini berlaku hingga tanggal 25 Juli, selanjutnya akan diberlakukan PPKM proporsional atau PPKM mikro, tergantung peningkatan perbaikan di masing-masing daerah” jelas Daud.

Dalam surat edaran juga disebutkan 13 poin keputusan Gubernur Jabar terkait penerapan PPKM Level 4 tersebut, di antaranya poin 4 menyebutkan Gubernur Jabar berwenang mengalihkan alokasi vaksin dari daerah surplus ke daerah minus vaksin.

Pos terkait