Robbie Williams Ungkap Diagnosis Autisme, Sebut 'Kartu Bebas' Perilaku Anehnya

2 jam yang lalu 5
Robbie Williams Ungkap Diagnosis Autisme, Sebut 'Kartu Bebas' Perilaku Anehnya Musisi ternama Robbie Williams mengumumkan dirinya baru saja didiagnosis menderita autisme. Ia mengaku lega lantaran kondisi ini menjawab beragam perilakunya selama ini.(AFP)

MUSISI papan atas asal Inggris, Robbie Williams, secara terbuka mengungkapkan dirinya baru saja didiagnosis menderita spektrum autisme. Pelantun tembang Angels tersebut mengaku lega lantaran pemeriksaan ini membantu dirinya memahami beragam pola perilaku nan dia alami selama ini.

Pengakuan tersebut disampaikan penyanyi berumur 52 tahun itu di hadapan para penggemarnya saat menghadiri sesi tanya jawab dalam peluncuran koleksi busana terbarunya, Hopeium, di London.

"Saya menderita ADHD dan baru saja mengetahui bahwa saya juga mempunyai sedikit autisme. Jujur saya sangat menyukainya lantaran perihal itu menjelaskan begitu banyak hal," ungkap mantan personel Take That tersebut.

Bagi Robbie, kepastian medis mengenai kondisi sarafnya ini memberikan perspektif pandang baru dalam memandang kekhasan dirinya.

"Ini menjadi 'kartu bebas keluar dari penjara' bagi saya sekarang. Atas semua perihal asing nan saya lakukan, saya tinggal katakan, 'Maaf, saya autis,'" ujar Robbie sembari berseloroh.

Sebelum mendapatkan pemeriksaan autisme, penyanyi nan telah memenangkan 18 penghargaan Brit Awards ini memang terbuka mengenai perjuangan kesehatan mentalnya. Ia pernah didiagnosis menderita Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) serta sindrom Tourette, nan sering memicu timbulnya pikiran-pikiran intrusif (intrusive thoughts).

Guna mengatasi pikiran invasif nan kerap mengganggunya, Robbie mengaku mengandalkan proses kreatif, seperti membikin karya visual dan humor, sebagai sarana untuk mengalihkan konsentrasi pikirannya.

"Apa nan betul-betul membikin saya terobsesi adalah menciptakan gambar dan membikin hal-hal lucu. Jika saya sedang berkreasi, saya tidak memikirkan diri saya sendiri, lantaran otak saya sangat kreatif," tuturnya. 

Diagnosis autisme ini melengkapi perjalanan panjang Robbie dalam memahami kondisi kesehatan mentalnya. Meskipun kuesioner berdikari di internet nan sempat dia ikuti sebelumnya tidak menunjukkan hasil definitif, pemeriksaan medis ahli akhirnya mengonfirmasi bahwa dia berada dalam spektrum autisme. (People/Z-2)

Selengkapnya