ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Legenda hidup sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario, melontarkan kritik tajam terhadap pembimbing Carlo Ancelotti menyusul tersingkirnya Selecao dari Piala Dunia 2026.
Ronaldo menyebut keputusan sang pembimbing sebagai penyebab utama kekalahan 1-2 Brasil dari Norwegia di babak 16 besar.
Pria nan dijuluki The Phenomenon ini menilai bahwa kesalahan taktis dan pemilihan pemain nan dilakukan oleh ahli strategi asal Italia tersebut sudah keliru apalagi sebelum laga dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Norwegia layak menang dan lolos, kita kudu jujur mengenai perihal itu. Mereka tampil terorganisasi, disiplin, dan [Erling] Haaland menghukum setiap kesalahan nan kami lakukan," ujar Ronaldo mengutip Sport, Senin (6/7).
"Brasil justru membantu Norwegia dengan mengambil keputusan-keputusan jelek sebelum pertandingan dimulai. Di level kejuaraan seperti ini, satu alias dua kesalahan saja bisa langsung mengakhiri perjalanan Anda di Piala Dunia," tambah Ronaldo.
Salah satu poin krusial nan disorot oleh Ronaldo adalah keputusan Ancelotti nan terus mencadangkan penyerang muda, Endrick. Menurut pemain berjuluk R9 itu, pemain masa depan Brasil tersebut tidak mendapatkan menit bermain nan layak padahal selalu memberikan akibat positif.
"Kita bisa memandang Endrick. Setiap kali dia turun bermain di turnamen ini, dia selalu membawa energi, semangat, dan keahlian untuk memberikan kejutan. Namun, dia menghabiskan sebagian besar Piala Dunia ini dengan duduk di bangku cadangan. Saya betul-betul tidak mengerti perihal itu," sesal mantan penyerang Real Madrid tersebut.
Tidak hanya membidik sang manajer, Ronaldo juga memberikan kritik pedas kepada bintang utama lini depan Brasil, Vinicius Junior. Ia menganggap penyerang sayap Real Madrid tersebut kandas memikul tanggung jawab besar di tim nasional.
"Vinicius Junior juga kudu bertanggung jawab. Kita semua tahu sungguh berbakatnya dia, tetapi ini bukanlah Piala Dunia nan bagus baginya. Dia sama sekali tidak tampil pada level nan biasa kita lihat saat dia bercahaya di sepak bola klub," tegas peraih trofi Piala Dunia 2002 itu.
Kekalahan dari Norwegia lewat dua gol penentu dari Erling Haaland ini langsung memicu gelombang kritik keras di internal Brasil. Tersingkirnya Selecao di babak 16 besar dinilai sebagai salah satu kegagalan terbesar, mengingat ekspektasi tinggi nan dibebankan kepada skuad didikan Carlo Ancelotti di turnamen ini.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·