Serangkaian Serangan Guncang Tailan Selatan, Militer Berlakukan Jam Malam

1 jam yang lalu 3
Serangkaian Serangan Guncang Tailan Selatan, Militer Berlakukan Jam Malam Wakil Gubernur Narathiwat, Wichan Chaisetthsamphan (kiri), memeriksa operasi keamanan di Distrik Muang menyusul serangkaian ledakan peledak dan serangan pembakaran pada Sabtu (22/8) malam.(Kantor Humas Provinsi Narathiwat/Bangkok Post)

MILTER Tailan memperingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan setelah serangkaian serangan kekerasan terjadi di sejumlah provinsi perbatasan selatan negara itu. Satuan Tugas Narathiwat kemudian memberlakukan jam malam di seluruh provinsi mulai pukul 22.15 pada Sabtu (22/8) hingga pukul 06.00 Minggu (23/8) waktu setempat.

Media Tailan melaporkan, tindakan kekerasan berupa pembakaran dan ledakan terjadi secara beruntun di Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani mulai sekitar pukul 20.00 waktu setempat, Sabtu (22/8) malam.

Serangan tersebut menyasar sejumlah akomodasi publik, termasuk instansi administrasi, kendaraan, tiang listrik, menara telekomunikasi, dan toko serba ada. Sedikitnya 11 kejadian dilaporkan terjadi di Narathiwat. Ledakan di wilayah tersebut menyebabkan dua orang terluka.

Satuan Tugas Narathiwat kemudian memberlakukan jam malam di seluruh provinsi mulai pukul 22.15 Sabtu hingga pukul 06.00 Minggu. Warga nan mempunyai keperluan mendesak diwajibkan memperoleh izin dari otoritas militer, kepolisian, alias manajemen setempat sebelum meninggalkan tempat tinggal.

Salah satu ledakan terjadi sekitar pukul 20.15 di ruas jalan nan menghubungkan Desa Kampong Pare dan Desa Kuching Luepa di Distrik Rangae, Narathiwat. Tidak ada korban luka nan dilaporkan dalam kejadian awal tersebut.

Serangan pembakaran kemudian dilaporkan terjadi di instansi organisasi manajemen tambon Bongo. Sebuah mobil pikap Mitsubishi berwarna hitam juga dilaporkan lenyap dari letak dan tetap dalam penyelidikan aparat.

Di Yala, golongan nan diduga pemberontak membakar menara telekomunikasi nan dioperasikan dua jaringan serta dua kendaraan milik organisasi manajemen tambon di Distrik Than To.

Penyelidikan

Kepala Distrik Sungai Kolok Sopiyan Daemoleng mengatakan penyelidikan awal menunjukkan golongan nan diduga pemberontak menempatkan peledak di sebuah tempat berlindung di pinggir jalan, tepat di depan instansi bagian Dinas Perhubungan Provinsi Narathiwat di Sungai Kolok.

Sopiyan meminta penduduk tetap berada di rumah alias tempat tinggal sementara dan menghindari perjalanan nan tidak diperlukan agar petugas keamanan dapat menjalankan tugas secara efektif.

Tingkatkan Kewaspadaan

Komando Keamanan Dalam Negeri Wilayah 4 juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menjauhi letak serangan dan area nan ditetapkan sebagai area keamanan, serta tidak mendekati alias memindahkan barang mencurigakan.

Masyarakat juga diminta tidak mengunggah foto, video, alias letak petugas keamanan secara langsung. Informasi tersebut dinilai dapat mengganggu operasi keamanan dan upaya abdi negara melacak pihak nan bertanggung jawab atas serangkaian serangan.

Militer Tailan meningkatkan kewaspadaan menyusul rangkaian ledakan dan pembakaran nan merusak kendaraan, prasarana komunikasi, serta sejumlah akomodasi di wilayah perbatasan selatan. (Bangkok Post/Xinhua/B-3)

Selengkapnya