Siapa Penguasa TrofiBallon d'Or usaiEra Messi-Ronaldo?

1 jam yang lalu 2

loading...

JAKARTA - Legenda sepak bola Kamerun, Samuel Eto’o, pernah memprediksi Kylian Mbappe bakal menjadi pemain yang mendominasi Ballon d’Or selama 10 hingga 15 tahun setelah epoch Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir.

Prediksi tersebut disampaikan Eto’o pada 2021, ketika Mbappe masih berusia 22 tahun dan menjadi bintang Paris Saint-Germain (PSG). Saat itu, Mbappe sudah berstatus juara Piala Dunia 2018 bersama Prancis dan dianggap sebagai salah satu talenta terbaik dunia.

Eto’o menilai Mbappe memiliki kualitas untuk meneruskan dominasi Messi dan Ronaldo. “Saya berharap dia menjadi yang terbesar selama 10 atau 15 tahun ke depan. Dia memiliki segalanya untuk menjadi pemain unik yang dibutuhkan sepak bola setelah dua monster ini,” ujar Eto’o.

Saat itu, Messi telah mengoleksi tujuh Ballon d’Or, sedangkan Ronaldo memiliki lima penghargaan. Kini Messi sudah mengoleksi rekor delapan Ballon d’Or, sehingga Mbappe membutuhkan pencapaian luar biasa jika ingin menyamai atau melampaui torehan tersebut.

Prediksi Eto’o belum sepenuhnya terbukti. Mbappe meninggalkan PSG pada 2024 untuk bergabung dengan Real Madrid. Meski tetap produktif secara individu, ia belum langsung membawa Madrid meraih trofi politician pada musim debutnya, sementara PSG justru meraih kesuksesan besar di Eropa setelah kepergiannya.

Eto’o sendiri memiliki rekam jejak gemilang sebagai pemain. Ia pernah memperkuat Barcelona dan Inter Milan serta memenangkan Liga Champions bersama kedua klub tersebut. Ia juga menjadi bagian dari dua tim yang meraih treble secara beruntun pada musim 2008/09 bersama Barcelona dan 2009/10 bersama Inter.

Dengan usia yang masih relatif muda, Mbappe masih memiliki waktu panjang untuk membuktikan ramalan Eto’o. Tantangannya kini bukan sekadar menjadi penerus Messi dan Ronaldo, tetapi benar-benar membangun dominasi Ballon d’Or selama satu dekade atau lebih.

(sto)

Selengkapnya