Singapura Mau Bangun PLTS di RI, ESDM Buka Suara

3 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) angkat bunyi soal kesukaan Singapura untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area industri Morowali, Sulawesi Tengah. Wacana tersebut dinilai bisa memenuhi kebutuhan listrik di pusat pengolahan mineral nasional nan terus berkembang.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menilai wacana pembangunan PLTS tersebut bisa membantu mengatasi hambatan pasokan listrik di wilayah Sulawesi. Menurutnya, wilayah Morowali saat ini tetap memerlukan tambahan daya nan besar seiring dengan aktivitas industri hilirisasi di wilayah tersebut.

"Bagus lah. Sulawesi itu kan kekurangan listrik. Sulawesi utara nan surplus, Sulutgo. Nah, itu surplus sehingga transmisi ke bawah kudu dilakukan. Transmisi ke bawah ini kan Morowali dan seterusnya banyak sekali industri di situ, kurang kan listriknya," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Selasa (7/7/2026).

Rencana investasi tersebut merupakan salah satu tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Singapura mengenai pengembangan Kawasan Industri Berkelanjutan alias Sustainable Industrial Zone (SIZ). Pemerintah saat ini tengah melakukan pendalaman untuk menentukan titik letak nan bakal ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Kan jelas untuk Pak Menteri itu ada MoU dengan Singapura. Terus ada 3 MoU. Nah, saya ditugasin untuk mengawal MoU nan SIZ, Sustainable Industrial Zone. Itu pun tetap dibahas dengan ekon untuk menjadi PSN-PSN, gitu lah. PSN-nya di pulau-pulau mana-mana itu pun tetap dibahas," imbuhnya.

Dengan begitu, pemerintah berkomitmen untuk terus memfasilitasi setiap investasi daya baru terbarukan guna mengejar sasaran bauran daya nasional. Kehadiran PLTS skala besar di Morowali diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan daya daerah, tetapi juga meningkatkan daya saing produk hasil hilirisasi Indonesia di pasar dunia melalui penggunaan daya bersih.

"Jadi, itu pun baru mengumpulkan industri nan berguna, ya silakan ngumpulin perencanaannya, diserahkan terus sama KESDM," tandasnya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya