Solidaritas Sosial Bisa Jadi Jawaban Tangani Dampak Pandemi

  • Whatsapp
Solidaritas Sosial Bisa Jadi Jawaban Tangani Dampak Pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Pandemi covid yang memasuki tahun keduanya masih terus melanda dunia. Saat ini, warga dunia tidak hanya harus menghadapi penyebaran virus yang terjadi begitu masih, tapi harus mampu menangani dampak-dampak yang ditimbulkan hadirnya pandemi.

Prof Alberto Gomes dari La Trobe University Australia mengatakan, bencana covid jadi keuntungan kapitalisme. Adanya covid menyebabkan komersialisasi perawatan kesehatan dan obat-obatan serta memprioritaskan kepentingan pribadi di atas kepentingan publik.

Ia berpendapat, persoalan kemanusiaan bagi dunia kesehatan hari ini tidak lain sistem kesehatan masyarakat di tengah pandemi covid. Salah satunya yang menjadi permasalahan akibat pandemi covid merupakan polemik tidak adanya sistem kesehatan masyarakat.

Yang ada, lanjut Alberto, hanya memiliki sistem untuk mendapat keuntungan. Bahkan, ia meyakini, masih ada masyarakat yang belum tentu memiliki jaminan kesehatan, dan belum memiliki pengujian sistematis yang ujungnya membuat virus yang ada terus menyebar.

“Hal ini membuktikan kalau pandemi menyebabkan ketidaksetaraan bagi kemanusiaan,” kata Alberto dalam Virtual International Student Conference on Humanity Issues dari Magister Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (11/6).

Alberto menjelaskan, untuk menanggapi dampak-dampak kemanusiaan akibat pandemi, ada hal-hal yang perlu dilakukan pada post pandemi seperti solidaritas sosial. Kerja sama, gotong royong dan saling menderma dirasa mampu menjadi jawaban persoalan ini.

“Fokus kepada kesejahteraan manusia, mempromosikan keadilan sosial, kesetaraan, inklusi sosial dan keragaman, menumbuhkan empati, kasih sayang, dan kepedulian,” ujar Alberto. (Wahyu Suryana)

Pos terkait