Pelatih Timnas Putri Tailan U-16 Thidarat Wiwasukhu(MI/Khoerun Nadif Rahmat)
PELATIH Timnas Putri Tailan U-16, Thidarat Wiwasukhu menyebut perbedaan timnya dengan Indonesia U-16 Putri Nusantara dalam laga Srikandi Merdeka Cup 2026 terletak pada keahlian mencetak gol.
Tailan mengalahkan Putri Nusantara 2-0 dalam laga Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (15/8).
Menurut Thidarat, kedua tim sama-sama mempunyai kualitas dan Putri Nusantara bisa menerapkan strategi dengan baik. Namun, Tailan bisa memanfaatkan kesempatan untuk mencetak gol lebih banyak.
"Saya pikir kedua tim adalah tim nan hebat. Indonesia bermain sangat baik dengan strategi mereka. Saya pikir argumen nan membikin perbedaan besar antara Tailan dan Indonesia adalah para pemainnya lantaran di saat-saat terakhir kami bisa mencetak gol lebih banyak. Hanya itu saja," kata Thidarat kepada pewarta.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi tiga poin pertama bagi Tailan di turnamen tersebut. Thidarat mengatakan hasil itu sesuai dengan rencana timnya, meski tetap terdapat sejumlah perihal nan perlu diperbaiki.
"Segalanya melangkah sesuai rencana lantaran kami berencana mendapatkan tiga poin pertama. Semua pemain bermain sangat baik, tetapi kami tetap punya beberapa perihal nan kudu diperbaiki. Semoga di pertandingan berikutnya kami bisa melakukannya lebih baik lagi," ujarnya.
Thidarat juga menyoroti sejumlah kartu kuning nan diterima pemainnya dalam pertandingan. Ia mengatakan perihal tersebut menjadi bagian nan perlu dievaluasi untuk laga berikutnya.
"Tentu saja itu sesuatu nan tidak bisa kami kontrol di pertandingan ini dan kami mendapat beberapa kartu kuning. Kami bakal menunjukkan pemain tentang strategi lebih banyak lagi untuk pertandingan berikutnya, tentang melakukan pelanggaran kepada pemain lain dan perihal semacam itu," kata Thidarat.
Ia berambisi para pemain dapat mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut dan tampil lebih baik pada laga selanjutnya.
"Kami berambisi mereka bakal belajar dari pertandingan ini dan terus melakukan nan terbaik pada pertandingan berikutnya," imbuhnya.
Sementara itu, pemain terbaik pertandingan itu dari Timnas Putri Tailan U-16, Miricah Shealagh Murdoch, mengaku senang setelah mencetak gol pertamanya di turnamen tersebut sekaligus membantu Tailan meraih tiga poin.
"Saya merasa sangat luar biasa bisa mencatatkan nama di papan skor untuk gol pertama saya di turnamen ini dan membawa pulang tiga poin. Bukan hanya saya, tetapi seluruh tim merasa hebat," ujar Miricah.
Miricah juga menilai sepak bola wanita di Tailan terus mengalami perkembangan. Ia menyebut semakin banyak anak wanita nan terlibat dalam olahraga tersebut, disertai upaya pencarian pemain melalui scouting hingga ke luar negeri.
"Saya pikir sepak bola wanita di Tailan telah meningkat pesat. Jumlah anak wanita nan masuk ke olahraga ini dari seluruh penjuru negeri sangat bagus untuk dilihat. Tidak hanya itu, tetapi juga pencarian talenta di luar negeri untuk menemukan pemain terbaik bagi Tailan," tutur Miricah.
Ia juga menilai perkembangan pemain di Tailan tidak hanya berjalan dari sisi fisik, tetapi juga mental.
"Dibandingkan dengan negara lain, saya pikir mentalitas kami dan perkembangan pemain bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental sangatlah bagus," katanya. (Ndf)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·