Jakarta, CNN Indonesia --
Srikandi Merdeka Cup 2026 resmi dibuka di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (14/8) dengan seremoni meriah dengan arena megah. Baru melangkah dua hari, peserta kompak mengaku semringah.
Hebohnya atmosfer di arena sudah tergambar sejak awal turnamen invitasi itu berlangsung. Ini lantaran penyelenggara tak mematok nilai tiket untuk seluruh penonton untuk mendukung tim kesayangan.
Penonton betul-betul hanya perlu membawa diri untuk menyaksikan pertandingan tanpa perlu melakukan pendaftaran. Petugas langsung mengarahkan visitor ke tribune berkapasitas 1.500 orang itu selama ruang tetap tersedia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah gratis, penonton juga disuguhkan dengan pagelaran kembang api sebelum laga Garuda Pertiwi vs Arab Saudi Putri U-16. Tampilan layar besar dengan videotron raksasa dan pengaturan bunyi mumpuni juga membikin aktivitas kian semarak.
Di samping aspek hiburan, penyelenggara juga mengedepankan teknologi dalam pertandingan. Meski berstatus turnamen ekshibisi, penerapan Video Assistant Referee (VAR) tetap dipakai. Hadiah penalti untuk Garuda Pertiwi dan kartu merah untuk Arab Saudi Putri U-16 ditentukan setelah wasit meninjau keputusan dengan VAR.
"Karena ini turnamen internasional dan VAR juga sudah ada di Indonesia, kami mau memaksimalkan dari sisi penyelenggaraan agar memberi pertunjukkan berbobot dan permainan bagus dari peserta, tim nasional kita, dan masyarakat Indonesia," kata Program Director Srikandi Merdeka Cup 2026, Teddy Tjahjono.
Pelatih Garuda Pertiwi sekaligus Timnas Indonesia Putri U-17, Timo Scheunemann memandang gelaran Srikandi Merdeka Cup 2026 jadi arena pencarian talenta untuk memperkuat tim nasional golongan usia hingga senior.
Selain itu, Timo juga menyoroti kualitas apik arena Srikandi Merdeka Cup 2026. Menurutnya, sepak bola putri mesti mendapat perhatian unik termasuk soal lapangan.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Supersoccer Arena terbilang modern. Permukaan lapangan menggunakan rumput sintetis dan penerangan mumpuni untuk pertandingan malam hari.
Fasilitas pendukung juga memadai. Ada akses unik untuk ambulans dan truk pemadam kebakaran hingga toilet unik untuk difabel. Layar elektronik di beberapa titik koridor juga menampilkan agenda hingga hasil pertandingan.
"Harapan kami dari tim juga mau menghibur penduduk Kudus. Kami mau mulai dari sesuatu nan tidak muluk-muluk dulu. Stadion ini juga dibuat unik untuk sepak bola putri. Di mana lagi stadion seperti ini selain di Kudus? Jadi sudah semestinya kita membangun sepak bola putri dari bawah ke atas, dari grassroot," ujar Timo.
Seni mural di salah satu perspektif kota Kudus menandai Srikandi Merdeka Cup 2026 sedang berlangsung. (CNNIndonesia.com/M Ikhwanuddin)
Penonton dari penduduk lokal pun memandang positif Srikandi Merdeka Cup 2026. Taufik dan istrinya, Radiah, membujuk serta putrinya untuk menyaksikan pertandingan di akhir pekan.
"Betul, saya penduduk Kudus. Sengaja nonton mumpung ada Indonesia main di sini dan cuma-cuma juga," ucap Taufik kepada CNNIndonesia.com.
Srikandi Merdeka Cup 2026 berjalan 14-23 Agustus. Ada delapan tim dari tujuh negara ambil bagian dalam arena ini. Delapan kubu tersebut adalalah Garuda Pertiwi (Indonesia), Putri Nusantara (Indonesia), Hong Kong, Malaysia, Arab Saudi, Thailand, Singapura, dan Yordania.
(ikw/nva)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·