Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat kritik dari golongan suporter Prancis, Bad Gones, sebagai pembunuh sepak bola dan Mafia FIFA.
Kritik ultras tersebut disampaikan melalui spanduk nan dibentangkan Bad Gones dalam pertandingan Kualifikasi Liga Champions antara Lyons versus Sparta Praha di Stadion Groupama, Selasa (11/8).
Dua spanduk dibentangkan Bad Gones bertuliskan 'Infantino Assasino' dan 'FIFA Mafia'. Ini menjadi tindakan pertama suporter nan menentang Infantino setelah bersitegang dengan UEFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Infantino memang sedang dalam tekanan besar. Ia mendapat perlawanan dari UEFA, UFC, dan CONCACAF setelah merilis proposal penjualan sebagian saham Piala Dunia.
Aksi infantino nan hendak menjual kewenangan komersial Piala Dunia kepada penanammodal swasta mendapat penolakan dari banyak pihak. Infantino lantas menarik proposal tersebut.
Rencana Infantino itu dikenal sebagai FIFA Forward Enterprise (FFE). Proposal tersebut mendapat kritik lantaran dinilai dibuat tanpa konsultasi nan cukup dengan personil FIFA.
Infantino sekarang mendapat tekanan besar sebagai Presiden FIFA. Pemimpin UEFA, AFC, dan CONCACAF apalagi disebut tengah membahas kemungkinan membentuk kejuaraan tandingan Piala Dunia.
Sebelumnya Infantino diperkirakan terpilih tanpa musuh dalam pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027. Namun, situasi berubah setelah sejumlah pihak mulai menarik dukungan.
Hingga sekarang belum ada kandidat nan secara resmi maju menantang Infantino. Berdasarkan laporan The Telegraph, 73 negara disebut tetap mendukung Infantino, sementara 124 negara menentang.
(nam/abs/sry)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·