ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Cape Verde harus tersingkir dari Piala Dunia 2026 meski tidak pernah kalah dalam 90 menit permainan sepanjang turnamen.
Langkah Cape Verde di Piala Dunia 2026 terhenti usai kalah 2-3 secara dramatis dari Argentina pada babak 32 besar di Stadion Miami, Sabtu (4/7).
Meski tidak diunggulkan, Cape Verde memberikan perlawanan sengit kepada juara memperkuat Argentina. Cape Verde tertinggal 0-1 lebih dulu melalui gol Lionel messi pada menit ke-29 setelah memanfaatkan assist Lisandro Martinez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deroy Duarte kemudian mengantar Cape Verde menyamakan kedudukan jadi 1-1 pada menit ke-59. Gol Lisandro Martinez pada menit ke-92 kembali membikin La Albiceleste unggul 2-1 pada menit ke-92.
Cape Verde belum berakhir membikin drama dalam laga ini setelah Sidny Lopes Cabral mencetak gol pada menit ke-103. Cape Verde samakan skor jadi 2-2.
Akan tetapi sundulan Cristian Romero nan membentur Diney Borges pada menit ke-111 menjadi penentu kemenangan Argentina atas Cape Verde.
Itu jadi kekalahan pertama Cape Verde di Piala Dunia 2026. Kekalahan itu apalagi ditentukan melalui babak tambahan alias perpanjangan.
Artinya, selama empat pertandingan Cape Verde nan merupakan tim debutan tidak pernah kalah dalam 90 menit permainan.
Pada pertandingan pertama di Grup H, Cape Verde mengimbangi juara Piala Eropa 2024, Spanyol, 0-0. Kemudian Cape Verde menahan juara Piala Dunia dua kali, Uruguay, 2-2.
Dalam pertandingan terakhir di Grup H, tim berjulukan The Blue Sharks ini menahan wakil Asia, Arab Saudi, 0-0.
Dengan raihan 3 poin dari tiga kali seri tersebut Cape Verde lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 mengalahkan Uruguay dan Arab Saudi nan lebih berilmu di Piala Dunia.
(sry/abs)
Add
as a preferred source on Google

2 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·