Tangani Karhutla Bromo, BPBD Jatim Fokuskan Water Bombing di Tiga Lokasi

58 menit yang lalu 3
Tangani Karhutla Bromo, BPBD Jatim Fokuskan Water Bombing di Tiga Lokasi Ilustrasi(MI/Faishol Taselan)

UPAYA pemadaman kebakaran rimba dan lahan di area Gunung Bromo sekarang difokuskan pada tiga titik dengan menggunakan water bombing nan dibawa tiga helikopter. 

“Operasi water bombing lewat udara difokuskan pada tiga titik krusial nan menjadi pusat sebaran api, ialah area Pakis Bincil Dingklik, Area Penanjakan, dan Area P30,” kata Kepala Pelaksanan BPBD Jatim Gatot Subroto di Surabaya, Senin (10/8). 

Tidak hanya melalui udara tapi juga dari tim campuran nan terdiri dari BPBD Provinsi Jawa Timur, Damkar Kota Surabaya, BPBD Kabupaten Malang, Basarnas, serta BPBD Kabupaten Pasuruan dikerahkan menyisir wilayah Ranupani dan Dingklik untuk menahan pergerakan si jago merah.

Meski kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan dengan pergerakan angin timur ke timur laut di bawah 5 km/jam, petugas di lapangan menghadapi halangan nan cukup berat. 

Gatot menjelaskan hembusan angin kencang nan datang tiba-tiba membikin kobaran api dengan sigap menjalar dan meluas ke vegetasi kering di sekitarnya. 

Selain itu, topografi area nan terjal dan curam menyulitkan personel tim pemadam darat untuk menjangkau titik-titik api secara manual. Kendala terbesar yakni, kepulan asap tebal nan menyelimuti area puncak serta kemunculan kabut tebal menyulitkan visibilitas pilot helikopter saat melakukan navigasi dan penyiraman air dari udara. 

“Ini hambatan nan kami hadapi selama proses pemadaman, namun uopaya terus dilakukan baik melalui udara maupun darat. Fokus pada tiga titik nan tetap muncul titik api,” katanya.

Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) melalap area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Peristiwa nan pertama kali terdeteksi pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB tersebut memicu langkah tegas dari pihak pengelola.

Balai Besar TNBTS resmi menutup sementara seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB hingga pemisah waktu nan belum ditentukan demi keamanan visitor dan kelancaran pemadaman.(FL/E-4)

Selengkapnya