Sejumlah siswa menggunakan jembatan Merah Putih nan baru dibangun untuk pergi menuju sekolah di Kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung.(ISTIMEWA)
BAGI sebagian orang, sebuah jembatan mungkin hanya sebatas infrastruktur. Namun bagi Yuni, siswi sekolah dasar di area Rancabali, Kabupaten Bandung, jembatan itu adalah jalan menuju masa depan.
Sebelum Jembatan Merah Putih dibangun, perjalanan Yuni menuju sekolah tidak selalu mudah. Ia kudu menempuh jalan memutar dan menghadapi akses nan lebih jauh. Kondisi itu membikin waktu perjalanan ke sekolah menjadi lebih lama.
Kini, semuanya berubah. Sebuah jembatan nan menghubungkan Kampung Sinumbra dan Kampung Kanaan, membikin Yuni bisa berangkat ke sekolah dengan lebih cepat. Ia pun tak lagi kudu menyeberangi sungai alias mengambil jalan memutar.
“Senang, sekarang bisa sigap masuk sekolah. Tidak kudu menyeberangi sungai dan memutar lagi,” ujar gadis mini itu.
Bagi anak seusianya, perubahan itu mungkin terlihat sederhana. Tetapi bagi Yuni, jembatan tersebut berfaedah waktu nan lebih banyak untuk belajar, bermain dan berkumpul berbareng keluarga.
Jembatan sepanjang nyaris 100 meter itu dibangun Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI Angkatan Darat dengan support Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan dipimpin Komandan Pussenif TNI-AD Letjen TNI Iwan Setiawan sebagai bagian dari upaya membuka akses masyarakat di dua kampung tersebut.
“Tujuannya untuk mempersingkat jarak masyarakat, memperlancar perekonomian dan membantu anak-anak sekolah agar perjalanan lebih singkat serta memberikan rasa kondusif dan nyaman,” papar Iwan.
Di kembali bangunan beton dan besi, tersimpan cerita sederhana tentang anak-anak nan sekarang bisa melangkah menuju sekolah dengan langkah lebih ringan.
Bagi Yuni, jembatan itu bukan hanya menghubungkan dua kampung. Jembatan tersebut juga menghubungkan dirinya dengan sekolah, teman-teman dan cita-cita nan mau diraihnya.
Kini, setiap pagi, langkah mini Yuni tak lagi diarahkan pada sungai nan kudu diseberangi alias jalan panjang nan kudu diputar.
Ada sebuah jembatan nan menunggunya. Di ujungnya ada sekolah serta masa depan nan mau dia kejar.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·