Terapkan 5M, Wisuda UBSI ke-53 Berjalan Tertib

  • Whatsapp
UBSI sudah mendapat izin untuk gelar acara wisuda secara tatap muka dari Satgas Covid

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI — Terapkan 5M, wisudawan ikuti wisuda Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) secara offline dengan tertib dan aman serta maksanakan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Acara pelantikan wisudawan/i berlangsung tertib dan aman, dengan protokol kesehatan yang ketat.

Universitas BSI sudah mendapat izin untuk gelar acara wisuda secara tatap muka dari Satgas Covid, TNI, Polri, serta pemerintah daerah setempat. Acara wisuda ini terselenggara secara offline di BSI Convetion Center (Convex) yang terbagi menjadi 2 periode pelaksanaan. Pertama tanggal 7-14 Juni 2021, serta 26 Juli sampai 1 Agustis 2021. Lalu juga disiarkan secara online melalui live streaming Youtube di akun BSITVOfficial.

Ketua Yayasan Bina Sarana Informatika, Herman P Harsoyo menyampaikan permohonan maaf, karena acara sidang wisuda, beberapakali sempat tertunda. Ia mengungkapkan bahwa hal ini terjadi karena meningkatnya masyarakat terpapar Covid-19 khususnya di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

“Rencana awal orang tua wisudawan bisa turut hadir dalam prosesi pelantikan. Tetapi mendekati waktu pelaksanaan dan meningkatnya jumlah orang yang terpapar Covid, maka orang tua wisudawan tidak boleh turut serta. Akan tetapi para orang tua dapat menyaksikan prosesi wisuda ini melalui channel youtube BSITV,” ungkapnya dalam sambutan awali proses pelantikan, Selasa, (8/6).

Terima kasih pada orang tua wali wisudawan/wati yang telah mempercayakan putra/i terbaik bangsa untuk menimba ilmu pengetahuan pada Universitas BSI tercinta. Untuk para wisudawan yang telah bersama-sama menjaga dan membesarkan nama baik kampus Universitas BSI, kami ucapkan terima kasih.

“Semoga ilmu pengetahuan dan wawasan wisudawan/wati berguna dan bermanfaat bagi masa depan. Dapat menjadi bekal meraih cita-cita dan mimpi juga karier masa depan,” ujarnya seperti dalam siaran pers.

Ia berpesan agar terus tetap terapkan 5M dan taat menjalani protokol kesehatan yang berlaku. Hal ini ia sampaikan untuk menghindari penularan Covid-19 yang semakin meraja lela seperti sekarang.

“Pandemi ini belum selesai, kita semua harus tetap menjalankan 5M. Memakai masker, menjaga jarak seperti wisudawan sekalian, rajin-rajin mencucitangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan satu lagi yakni mengurangi mobilitas. Selanjutnya, sebuah pantun sebagai penutup, pagi-pagi makan indomie, dicampur nasi sedikit aja, walaupun masa pandemi, Ingin Kuliah…? BSI Aja !!,” tutupnya.

Pos terkait