Terpapar Kabut Asap, Kualitas Udara di Kota Jambi Sangat tidak Sehat

3 jam yang lalu 4
Terpapar Kabut Asap, Kualitas Udara di Kota Jambi Sangat tidak Sehat Penampakan kabut asap, sepanjang Senin (24/8/2026), menyelimuti jembatan Gentala Arasy nan merupakan ikon wisata Kota Jambi.(MI/Solmi)

TERPAPAR kabut asap kebakaran rimba dan lahan, kualitas udara di Kota Jambi sepanjang Senin (24/8) pagi hingga lepas siang, kian memburuk. Sampai pukul 15.00 WIB, indeks pencemaran udara (ISPU) di Kota Jambi tercatat menembus nomor 230, namalain sangat tidak sehat.

Paparan kabut asap nan membahayakan kesehatan masyarakat tersebut direspon sigap oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly. 

Menurutnya, kian pekatnya kabut asap di Kota Jambi pemerintah perlu mengambil langkah sigap untuk mengantisipasi akibat jelek kabut asap. Salah satunya, adalah dengan meliburkan aktivitas belajas-mengajar di sekolah.

“Jika membahayakan, kenapa tidak. Kita mendorong pemerintah untuk meliburkan anak-anak sekolah, jika kabut asapnya semakin pekat,” ujarnya.

Menurut Wali Kota Jambi Maulana, kabut asap nan menyelimuti pekat Kota Jambi sepanjang dua hari terakhir berasal dari letak kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan berasal dari kabupaten tetangga dan provinsi di selatan Jambi.

Gubernur Keluarkan Surat Edaran

Sementara itu Gubernur Jambi Al Haris, Senin siang mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 1835/SE/DLH-3/2026, tentang langkah antisipasi dan penanganan akibat memburuknya kualitas udara di Provinsi Jambi.

Dalam surat info tersebut, Haris menegaskan, jika kualitas udara di kota maupun wilayah kabupaten sangat jelek alias di level berbahaya, para kepala wilayah dan lembaga teknis terkaiat diperkenankan mengambil kebijakan untuk menghentikan aktivitas di luar ruang. Termasuk menghentikan sementara aktivitas belajar-mengajar di sekolah.(SL/E-4)

Selengkapnya