Tesla tidak akan bawa layanan Starlink ke Tiongkok

  • Whatsapp

Starlink adalah perusahaan berbasis satelit yang terpisah dari Elon Musk. Perusahaan ini bertujuan untuk meluncurkan satelit kecil untuk membangun jaringan orbit rendah Bumi.

Tesla baru saja mengungkapkan bahwa saat ini tidak memiliki rencana untuk membawa layanan Starlink ke Tiongkok Daratan. Artinya, stasiun pengisian kendaraan listrik perusahaan dan layanan lainnya akan tetap berbasis jaringan yang disediakan oleh operator telekomunikasi negara tersebut.

Kabar itu dibagikan oleh juru bicara Tesla Tiongkok, yang menyatakan bahwa produksi dan operasi perusahaan di Tiongkok Daratan akan secara ketat mematuhi undang-undang dan peraturan negara. Selanjutnya, semua mobil listrik Model 3 dan Model Y yang diproduksi dan dijual di wilayah tersebut juga akan dibuat sesuai standar Tiongkok, dengan persetujuan otoritas pemerintah terkait. Namun, juru bicara menambahkan bahwa, “Starlink dan peralatan pendukung terkaitnya tidak akan dipasang.”

Dilansir dari Gizmochina (19/11), Starlink adalah perusahaan berbasis satelit yang terpisah dari Elon Musk. Perusahaan ini bertujuan untuk meluncurkan satelit kecil untuk membangun jaringan orbit rendah Bumi untuk menyediakan layanan internet broadband latensi rendah di seluruh dunia. Sebelum mencapai skala global, perusahaan sedang menguji layanannya di berbagai negara.

Salah satu negara tersebut termasuk India, di mana mereka bertujuan untuk meluncurkan layanannya yang akan menargetkan daerah pedesaan. Khususnya, layanan ini juga bertujuan untuk menghilangkan ketergantungan pada stasiun darat melalui satelit yang dilengkapi laser ini. Sampai sekarang, perusahaan memiliki lebih dari 1.500 satelit yang mengorbit Bumi dan bertujuan untuk meningkatkan jumlahnya.

Pos terkait