Tiba-Tiba Jepang Panas ke Rusia, Ada Apa dengan Putin?

47 menit yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi sebuah pulau nan disengketakan dan berada dekat Jepang pada Kamis (13/8/2026). Hal ini memicu kecaman keras dari Tokyo.

Jepang mengatakan tindakan Putin membikin upaya memperbaiki hubungan kedua negara menjadi semakin sulit. Pernyataan keras diutarakan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi.

"Tindakan tersebut melukai emosi rakyat Jepang dan sama sekali tidak dapat diterima," kata dalam pernyataan nan disiarkan televisi, dikutip Reuters, Kamis (13/8/2026).

"Kami berambisi pihak Rusia betul-betul menyadari kesungguhan masalah ini," tambahnya.

Perlu diketahui, pulau nan disengketakan kedua negara adalah wilayah nan disebut Pulau Iturup oleh Rusia alias Pulau Etorofu oleh Jepang. Pulau ini merupakan salah satu dari empat pulau di rangkaian Kepulauan Kuril nan berada dekat pulau-pulau utama Jepang.

Di masa Perang Dunia II (PD 2), pulau-pulau tersebut direbut Moskow beberapa hari setelah Jepang menyerah. Tokyo hingga sekarang tetap mempertahankan klaim atas wilayah tersebut.

Jepang menjadikan pengembalian pulau-pulau itu sebagai syarat untuk menandatangani perjanjian tenteram resmi nan dapat membuka jalan bagi hubungan ekonomi nan lebih erat. Namun, hubungan Moskow dan Tokyo memburuk setelah Putin memerintahkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022, di mana Jepang berasosiasi dengan negara-negara lain dalam mengecam serangan tersebut dan menjatuhkan hukuman terhadap Rusia.

Kunjungan Putin ke pulau tersebut berjalan dua hari sebelum Jepang memperingati 81 tahun menyerahnya Jepang, nan menandai berakhirnya PD 2. Kunjungan itu juga terjadi sehari setelah Korea Utara (Korut) meluncurkan rudal ke laut nan memisahkan negara tersebut dari Jepang, menjelang latihan militer campuran besar-besaran antara Seoul dan Washington.

Sementara itu, dalam kunjungannya, nan disebut instansi buletin negara Rusia TASS sebagai kunjungan pertama Putin ke rangkaian kepulauan tersebut, dia mendatangi pabrik pengolahan ikan Yasny di pulau itu setelah mengawasi latihan angkatan laut di wilayah Timur Jauh Rusia. Gambar nan ditayangkan stasiun televisi Vesti menunjukkan Putin mengenakan setelan jas gelap dan berdiri di samping dua ikan tuna berukuran besar serta seekor ikan halibut nan diletakkan di atas meja.

Dua pejabat menjelaskan mengenai aktivitas perikanan dan pola migrasi ikan. Putin juga sempat mencicipi telur ikan lokal.

"Cuacanya bagus sekali di sini, seperti di tempat peristirahatan!" kata Putin kepada sekelompok penduduk setempat.

(sef/luc) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya