Tiga Hari, Pesta Laut Penawar Rindu Meriahkan Belakang Padang Kota Batam

57 menit yang lalu 3
Tiga Hari, Pesta Laut Penawar Rindu Meriahkan Belakang Padang Kota Batam Sejumlah sampan layar mengikuti Pesta Laut Penawar Rindu di perairan Belakang Padang, Batam, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.(MI/HENDRI KREMER)

PEMERINTAH Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, menggelar pesta rakyat berjudul “Pesta Laut Penawar Rindu” untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan nan berjalan selama tiga hari, mulai Sabtu (15/8) hingga Senin (17/8), menghadirkan beragam perlombaan bahari nan melibatkan masyarakat pesisir di wilayah perbatasan Indonesia dengan Singapura dan Malaysia.

Camat Belakang Padang Abdul Hanafi mengatakan, pesta laut tersebut menjadi wadah intermezo sekaligus sarana mempererat kebersamaan masyarakat.

“Perlombaan laut dimulai Sabtu (15/8), dan puncaknya bakal berjalan pada 17 Agustus,” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (14/8).

Menurut dia, beragam perlombaan disiapkan untuk memeriahkan rangkaian seremoni kemerdekaan. Kegiatan tidak hanya mempertandingkan olahraga air menggunakan mesin, tetapi juga mempertahankan sejumlah perlombaan tradisional nan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir.

Perlombaan nan digelar meliputi ketinting, lepet, dan sampan dayung perempuan. Kemudian pada Minggu (16/8/2026), digelar babak penyisihan perlombaan speedboat.

Sementara pada Senin (17/8), aktivitas memasuki puncak dengan babak final speedboat serta lomba sampan layar tradisional.

Sejumlah kategori speedboat nan diperlombakan antara lain 200 PK sport racing, fiber 15 PK standar, fiber 15 PK racing, dan fiber 40 PK racing.

Selain itu, terdapat perlombaan ketinting saf in racing, ketinting lepet racing, sampan dayung perempuan, serta sampan layar tradisional dengan kategori lima, tujuh, dan sembilan awak.

Tokoh masyarakat Belakang Padang, Hasim, mengatakan pesta laut tersebut telah menjadi tradisi tahunan nan mempunyai nilai budaya bagi masyarakat setempat.

“Bagi masyarakat Belakang Padang, laut bukan hanya tempat mencari nafkah, melainkan juga bagian dari kehidupan dan budaya. Kegiatan ini sangat positif untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan masyarakat pesisir,” katanya.

Ia berambisi aktivitas tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari tradisi bahari masyarakat Belakang Padang. Selain menjadi hiburan, pesta laut dinilai dapat memperkenalkan potensi budaya dan wisata bahari area pesisir kepada masyarakat nan lebih luas.

Pesta Laut Penawar Rindu menjadi salah satu rangkaian aktivitas masyarakat Belakang Padang dalam menyambut HUT ke-81 RI nan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Selengkapnya