Tim Forensik Unhas Bakal Autopsi Jenazah Pendeta Yeremias Zanambani

  • Whatsapp

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri, mengatakan tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar, akan mengautopsi jenazah Pendeta Yeremias Zanambani di Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Dia mengatakan memang tim forensik termasuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TPGF) Intan Jaya beserta Komnas HAM sudah bergabung di Sugapa, ibukota Kabupaten Intan Jaya. “Namun kapan autopsi dilaksanakan belum ada laporan lebih lanjut, mungkin hari ini, Sabtu ini,” kata dia, di Jayapura, Sabtu, 5 Juni 2021.

Autopsi jenazah, kata Mathius, dilakukan untuk memastikan penyebab meninggalnya Zanambani, pada 19September 2020 lalu. “Mudah-mudahan pengalian dan autopsi berjalan lancar, ” ujar dia.

Istri dan keluarga almarhum, kata dia, juga sudah mengijinkan autopsi dilakukan. Yetemias Zanambani diduga ditembak saat sedang memberi makan ternak babinya.

Sebelumnya Ketua TPGF Intan Jaya, Benny Mamoto, menyatakan, autopsi terhadap jenazah Zanambani harus dilakukan untuk memastikan penyebab kematiannya. “Dari otopsi itulah penyidik bisa melanjutkan penyidikan guna menetapkan tersangkan,” kata Mamoto.

Pos terkait