Timnas Indonesia Lawan Peserta Piala Dunia?

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, membeberkan rencana Timnas Indonesia menghadapi peserta Piala Dunia dalam FIFA matchday.

Setelah tak masuk fase gugur Piala AFF 2026, Timnas Indonesia selanjutnya bakal berkompetensi dalam almanak pertandingan internasional nan disusun FIFA.

FIFA matchday pada 2026 hanya tersisa dua lagi ialah pada periode 21 September - 6 Oktober dan 9 - 17 November. Pada 21 September - 6 Oktober rencananya Indonesia bakal mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini belum ada kepastian peserta FIFA ASEAN Cup 2026. Di tengah penantian kontestan, Yunus menyatakan angan soal musuh Indonesia.

"Kemudian juga kita bakal ada FIFA Matchday nan kelak bakal diumumkan oleh Ketua Umum, negara mana, dan, mudah-mudahan negara nan peringkatnya, apalagi negara nan ikut di Piala Dunia, kelak Ketua Umum nan bakal mengumumkan," ucap Yunus di Kemenpora, Jakarta, Senin (10/8) siang.

Sementara Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan kontestan FIFA ASEAN Cup 2026 tetap menunggu keputusan FIFA.

"Pesertanya kami tunggu FIFA, lantaran sampai tadi malam kita tetap tunggu slot pertandingan. Mudah-mudahan 1-2 hari ini bisa disampaikan oleh pihak FIFA langsung," lanjutnya.

Sebelumnya, santer beredar berita FIFA ASEAN Cup telah melakukan drawing. Timnas Indonesia tergabung berbareng India, Malaysia, dan Singapura di Grup A. Sedangkan Grup B bakal mempertandingkan oleh Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Belakangan disebutkan India batal mengikuti FIFA ASEAN Cup dan membikin berita menjadi simpang siur.

Kemudian pada bagian kedua, ada enam negara peserta nan bakal bertanding dengan Hong Kong sebagai tuan rumah. Grup A bagian dua berisikan Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Grup B bakal mempertemukan Kamboja, Laos, dan Timor Leste.

Erick menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan program resmi nan dimiliki dan dikontrol penuh oleh federasi sepak bola dunia, bukan arena garapan lokal. Oleh lantaran itu, pengesahan final mengenai kepesertaan dan izin teknis sepenuhnya menjadi kewenangan FIFA.

[Gambas:Video CNN]

(afr/nva)

Selengkapnya